Pedro Pascal Bintangi 'Behemoth!', Film Musik yang Tutup Newport Beach Film Festival
Baca dalam 60 detik
- Pedro Pascal memerankan seorang cellist berbakat dalam drama musik 'Behemoth!' yang akan menjadi penutup Newport Beach Film Festival ke-27.
- Film ini disutradarai Tony Gilroy dan menampilkan sembilan komposer berbeda, sebuah pendekatan musikal yang jarang dilakukan.
- Penayangan perdana di Newport Beach menjadi panggung penting sebelum perilisan komersial pada Desember mendatang.

Aktor Pedro Pascal kembali ke layar lebar dengan peran yang jauh dari karakter monster dan penjelajah galaksi. Dalam film drama musikal berjudul Behemoth!, ia memerankan Alex Serian, seorang cellist berbakat yang pulang ke Los Angeles setelah dua dekade meninggalkan kota itu. Film ini dipilih sebagai penutup Newport Beach Film Festival ke-27, yang berlangsung dari 15 hingga 22 Oktober, dengan penayangan perdana pada 22 Oktober mendatang.
Disutradarai dan ditulis oleh Tony Gilroyโnama di balik Michael Clayton dan serial AndorโBehemoth! menawarkan cerita personal tentang seorang mantan anak ajaib yang meninggalkan posisinya di orkestra Chicago. Kembali ke Los Angeles, Alex harus menghadapi urusan keluarga yang belum selesai dan bayang-bayang masa lalunya, sambil mencari nafkah dengan merekam skor film Hollywood. Peran ini menandai langkah Pascal ke genre drama musik setelah sukses besar lewat serial The Last of Us dan The Mandalorian.
Yang membuat Behemoth! menonjol adalah pendekatan musiknya. Alih-alih menggunakan satu komposer, film ini melibatkan sembilan nama besar sekaligus: Michael Abels, Emily Bear, Lukas Frank, Michael Giacchino, James Newton Howard, Henry Jackman, Nami Melumad, Brandon Roberts, dan Alan Silvestri. Kolaborasi ini diharapkan menghadirkan tekstur musikal yang kaya dan berlapis, mencerminkan kompleksitas karakter Alex yang bergulat dengan identitasnya sebagai musisi.
Newport Beach Film Festival sendiri dikenal sebagai ajang yang menekankan interaksi intim antara pembuat film dan penonton. CEO dan direktur eksekutif festival, Gregg Schwenk, menyatakan bahwa memilih Behemoth! sebagai penutup adalah cara ideal untuk merayakan 27 tahun festival. Menurutnya, film ini menyuguhkan kisah personal tentang tuntutan musik terhadap mereka yang hidup di dalamnya, dan kehadiran Gilroy serta desainer produksi Jade Healy untuk sesi tanya jawab akan memberikan pengalaman langsung yang khas.
"Kami tidak bisa memilih cara yang lebih baik untuk merayakan 27 tahun Newport selain menutup dengan pembuat film seheboh Tony Gilroy," ujar Schwenk. "Film ini memiliki cerita yang sangat personal tentang apa yang dituntut musik dari orang-orang yang hidup di dalamnya."
Bagi Pascal, tahun ini menjadi periode sibuk. Ia baru saja kembali sebagai Din Djarin dalam Star Wars: The Mandalorian and Grogu yang tayang Mei lalu, serta masih lekat dengan perannya sebagai Joel Miller di The Last of Us. Di layar lebar, ia juga tampil sebagai Reed Richards di The Fantastic Four: First Steps. Sementara Gilroy, selain menciptakan serial Andor, memiliki rekam jejak sebagai penulis naskah trilogi Bourne dan Rogue One: A Star Wars Story.
Festival Newport Beach juga akan menampilkan sejumlah judul lain seperti A Talent for Murder, Ink, Josephine, dan La Bola Negra. Biopik Jimmy tentang bintang Hollywood Jimmy Stewart, garapan Aaron Burns, turut masuk daftar seleksi. Tahun lalu, festival ini ditutup dengan Frankenstein arahan Guillermo del Toro yang dibintangi Oscar Isaac dan Jacob Elordi.
Dengan jadwal tayang yang padat di dua festival bergengsi, Behemoth! berpotensi menjadi salah satu drama musik paling diperbincangkan menjelang musim penghargaan. Pertanyaannya, apakah pendekatan sembilan komposer ini akan menghasilkan harmoni yang memukau atau justru terasa terfragmentasi? Publik Indonesia mungkin harus menunggu lebih lama, tetapi gaungnya di kancah internasional patut dicermati.



