Tanpa Ronaldo, Portugal Tetap Perkasa; Klopp Raih Kemenangan Perdana di Jerman
Baca dalam 60 detik
- Portugal menang 4-2 atas Denmark di Kopenhagen meski Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp sebelum pertandingan.
- Jürgen Klopp meraih kemenangan pertamanya sebagai pelatih Jerman dengan skor 2-0 melawan Serbia di Munich.
- Belanda bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menahan imbang Yunani 2-2, sementara Israel dan Kosovo bermain tanpa gol.

Portugal mempertahankan start sempurna di Grup A4 Nations League dengan kemenangan 4-2 atas Denmark di Kopenhagen, Kamis (1/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini diraih tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, yang meninggalkan kamp sebelum pertandingan di tengah laporan ketidaksepahaman dengan pelatih Jorge Jesus.
Ronaldo, penyerang Al-Nassr berusia 41 tahun dan peraih lima Ballon d'Or, sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan saat Portugal mengalahkan Norwegia. Keputusannya hengkang dari skuad menimbulkan pertanyaan tentang masa depan sang kapten di timnas, namun rekan-rekannya membuktikan bahwa Portugal tidak bergantung pada satu nama.
João Cancelo membuka keunggulan pada menit ke-13, sebelum gelandang Brentford Mikkel Damsgaard menyamakan kedudukan. Gonçalo Ramos membawa Portugal kembali unggul pada menit ke-25, tetapi Rasmus Højlund dari Napoli menyamakan skor menjadi 2-2 di awal babak kedua melalui serangan balik cepat. Vitinha mencetak gol pertamanya untuk Portugal melalui sundulan, dan João Félix menutup kemenangan dengan gol di menit akhir, memastikan tiga kemenangan beruntun.
"Kemenangan dengan kualitas tertinggi," ujar Jesus. "Tim Portugal ini mencetak empat gol dan menampilkan performa yang menurut saya sangat berkualitas – itu tidak bisa diabaikan. Tentu, ini lebih penting dari apa pun yang terjadi."
Di Munich, pelatih baru Jerman Jürgen Klopp meraih kemenangan pertamanya dengan mengalahkan Serbia 2-0 di Grup A2. Gelandang Bayern Munich Tom Bischof mencetak gol internasional senior pertamanya, dan penyerang Liverpool Florian Wirtz menambah gol kedua pada menit ke-61. Jerman tampil disiplin dan intens, mencerminkan gaya pressing tinggi yang ingin diterapkan Klopp.
"Itu akan masuk arsip saya. Kami akan membuat video dari pertandingan ini," kata Klopp kepada ZDF. "Itulah cara kami ingin bermain. Campuran sepak bola dan sikap hari ini berada di level teratas. Saya katakan kepada para pemain bahwa ini harus menjadi tolok ukur kami."
Wirtz menambahkan bahwa kemenangan ini penting untuk membangun semangat tim dan mengirim sinyal bahwa Jerman adalah negara sepak bola yang kuat. "Ini langkah ke arah yang benar," ujarnya.
Di grup yang sama, Belanda bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menahan imbang Yunani 2-2. Fotis Ioannidis dan Giorgos Masouras membawa tuan rumah unggul di babak pertama. Virgil van Dijk memperkecil kedudukan melalui sundulan dari sepak pojok pada menit ke-60. Setelah gol Denzel Dumfries dianulir VAR karena offside, Tijjani Reijnders mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-89, menyelamatkan satu poin bagi Belanda. Yunani tetap memimpin grup.
Hasil ini menegaskan bahwa Portugal memiliki kedalaman skuad yang mampu bersaing di level tertinggi, sementara Jerman di bawah Klopp mulai menunjukkan identitas baru. Pertanyaannya, apakah Ronaldo masih akan menjadi bagian dari rencana Portugal ke depan, dan mampukah Jerman mempertahankan konsistensi menghadapi lawan yang lebih tangguh?



