James Gunn Bantah Keras Rumor Matthew Lillard Jadi Flash di Superman: Man of Tomorrow
Baca dalam 60 detik
- James Gunn menepis spekulasi bahwa Matthew Lillard akan memerankan Barry Allen di sekuel Superman.
- Bantahan itu muncul setelah akun insider di X menyebar detail tak terverifikasi tentang karakter Lillard.
- Identitas peran Lillard dan kemungkinan kemunculan The Flash di layar lebar masih menjadi misteri.

James Gunn akhirnya angkat bicara soal rumor yang sempat ramai di media sosial: Matthew Lillard tidak akan memerankan The Flash dalam Superman: Man of Tomorrow. Jawaban itu disampaikan Gunn secara singkat melalui Threads ketika seorang penggemar menanyakan kebenaran kabar tersebut. "No," tulis Gunn, tanpa elaborasi. Bantahan ini menutup spekulasi yang mencuat sejak awal pekan lalu, tetapi justru membuka pertanyaan baru tentang siapa sebenarnya yang akan diperankan Lillard.
Rumor bermula dari unggahan akun "insider" di X yang mengklaim karakter Lillard akan memiliki keluarga biracial dan tampil dalam beberapa adegan bersama Jimmy Olsen, Kat Grant, dan Perry White. Meski tidak ada satu pun detail yang terverifikasi, sebagian penggemar menyusun teori bahwa Lillard cocok sebagai Barry Allen versi senior. Mereka berargumen bahwa serial Lanterns di HBO—yang menampilkan Hal Jordan sebagai pahlawan sepuh yang mewariskan tongkat estafet—memberi legitimasi pada pola serupa untuk The Flash. Teori itu kini patah oleh pernyataan langsung Gunn.
Kepastian ini menyisakan teka-teki besar: jika bukan Barry Allen, lalu siapa? Nama Lillard diumumkan masuk jajaran pemain Man of Tomorrow bersama Andrey Royo dan Sinqua Walls, namun peran mereka masih dirahasiakan. Ketidakjelasan ini sengaja dipelihara Gunn, yang dikenal gemar mengelola informasi sebagai bagian dari strategi pemasaran. Bagi DC Studios, menjaga misteri kasting adalah cara mempertahankan antusiasme penggemar hingga mendekati tanggal rilis, 9 Juli 2027.
Selain Lillard, sejumlah wajah yang sudah dikenal di DC Universe akan kembali tampil. Rachel Brosnahan kembali sebagai Lois Lane, Skyler Gisondo sebagai Jimmy Olsen, Isabela Merced sebagai Hawkgirl, Frank Grillo sebagai Rick Flag Sr., María Gabriela de Faría sebagai The Engineer, Sara Sampaio sebagai Eve Teschmacher, Milly Alcock sebagai Supergirl, dan Aaron Pierre sebagai John Stewart. Adria Arjona juga bergabung, dan spekulasi mengarah pada peran Wonder Woman—meski belum ada konfirmasi resmi.
"No." — James Gunn, saat ditanya apakah Matthew Lillard memerankan The Flash.
Bagi industri film global, bantahan Gunn mencerminkan pola komunikasi yang semakin lazim di era media sosial: sutradara atau produser turun langsung mengoreksi desas-desus sebelum berkembang liar. Pendekatan ini efektif memangkas disinformasi, tetapi juga memperlihatkan rapuhnya ekosistem rumor yang digerakkan akun anonim. Di sisi lain, penggemar DC di Indonesia—yang selama ini menjadi pasar potensial bagi waralaba superhero—tetap menantikan kepastian jadwal tayang dan komposisi pemain. Meski tidak ada implikasi langsung terhadap industri film nasional, keputusan kasting dan arah cerita Man of Tomorrow akan memengaruhi gelombang konten penggemar, diskusi daring, hingga potensi kerja sama promosi di Asia Tenggara.
Yang jelas, Gunn tidak memberi petunjuk tambahan tentang kapan The Flash akan kembali ke layar lebar. Karakter tersebut terakhir kali tampil dalam film solo yang kurang menuai sukses, sehingga masa depannya di DC Universe masih abu-abu. Sementara itu, Man of Tomorrow diproyeksikan menjadi tonggak penting bagi fase baru DC di bawah kepemimpinan Gunn. Apakah strategi menutup rapat detail kasting ini akan berbuah manis, atau justru memicu spekulasi yang lebih liar menjelang 2027? Publik akan menilai dari trailer pertama yang diperkirakan datang dalam beberapa bulan ke depan.



