Krafton Setop Pengembangan PUBG: Black Budget, Extraction Shooter Gagal Saingi Arc Raiders
Baca dalam 60 detik
- Krafton resmi membatalkan PUBG: Black Budget setelah menilai arah proyek tidak menjanjikan untuk jangka panjang.
- Kegagalan ini menandai tren sulitnya pengembang besar menembus pasar extraction shooter yang didominasi Arc Raiders dan Escape from Tarkov.
- PUBG Studios akan mengalihkan pembelajaran dari proyek ini ke pengembangan game lain, termasuk PUBG DED.NET yang masih berjalan.

Krafton menghentikan produksi PUBG: Black Budget, proyek extraction shooter yang digadang-gadang menjadi pesaing Arc Raiders. Keputusan ini diumumkan melalui laman Steam resmi game tersebut, menandai berakhirnya ambisi perusahaan asal Korea Selatan itu untuk merambah genre yang tengah naik daun.
Langkah ini diambil setelah PUBG Studios, pengembang di balik proyek tersebut, mengevaluasi status pengembangan dan arah masa depan game. Dalam pernyataan resminya, studio menyimpulkan bahwa konsep yang ada tidak akan mampu menyajikan pengalaman yang bisa dinikmati pemain dalam jangka panjang. "Kami telah membuat keputusan sulit untuk menghentikan pengembangan PUBG: Black Budget," tulis PUBG Studios, seraya berterima kasih kepada para peserta uji coba tertutup yang telah memberikan masukan.
Keputusan ini menyoroti dinamika pasar extraction shooter yang semakin kompetitif. Sejak Arc Raiders meledak pada 2025 dan Escape from Tarkov merilis versi penuh, genre ini menarik perhatian besar. Namun, tidak semua pengembang berhasil menyaingi pemain lama. Krafton, yang dikenal lewat PUBG: Battlegrounds, berusaha masuk dengan Black Budget, tetapi upaya tersebut kandas di tengah jalan.
Bagi industri game global, kegagalan ini menjadi cermin betapa sulitnya mempertahankan relevansi di pasar yang cepat berubah. Battle royale yang dulu mendominasi kini meredup, digantikan extraction shooter. Krafton tampaknya belum menemukan formula tepat untuk mengikuti pergeseran tersebut. Meski demikian, perusahaan tetap memiliki portofolio lain yang bisa diandalkan.
"Setelah meninjau status pengembangan dan arah masa depan proyek, kami menyimpulkan bahwa arah saat ini tidak memungkinkan kami memberikan pengalaman yang dapat dinikmati pemain dalam jangka panjang. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dalam uji coba tertutup dan berbagi masukan." โ PUBG Studios
Di sisi lain, penggemar PUBG masih bisa berharap pada PUBG DED.NET, game multiplayer roguelite yang diperkenalkan di Gamescom Opening Night Live. Meski belum ada kabar terbaru, proyek ini masih dalam pengembangan. Publik menantikan apakah game tersebut mampu menghindari nasib serupa dengan Black Budget dan Blindspot.
Kegagalan Black Budget juga memberikan pelajaran berharga bagi Krafton tentang pentingnya mendengarkan umpan balik pemain sejak awal. Uji coba tertutup yang digelar dua kali seharusnya menjadi momen untuk menyempurnakan game, tetapi hasilnya justru mengungkap kelemahan mendasar. Kini, perusahaan harus memikirkan strategi baru untuk tetap bersaing di pasar game online yang semakin jenuh.
Ke depan, apakah Krafton akan kembali mencoba peruntungan di genre extraction shooter, atau beralih ke jenis permainan lain? Sementara itu, para pemain setia PUBG menanti kejutan dari PUBG DED.NET yang diharapkan bisa menjadi penyelamat. Yang jelas, industri game terus bergerak dinamis, dan hanya mereka yang mampu beradaptasi cepat yang akan bertahan.



