Ridley Scott Kembali Gagal di Box Office: The Dog Stars Ditarik dari Bioskop
Baca dalam 60 detik
- The Dog Stars, film sci-fi terbaru Ridley Scott, hanya meraup $14,9 juta di AS dan $39,2 juta global, jauh di bawah anggaran $75โ110 juta.
- Penurunan drastis jumlah layar dari 3.330 menjadi 100 dalam sebulan menegaskan kegagalan komersial yang jarang dialami sutradara sekaliber Scott.
- Meski demikian, Scott tetap produktif dengan proyek Treasure Island dan potensi sekuel Alien, menunjukkan bahwa genre sci-fi masih menjadi bidang yang ia tekuni.

Film fiksi ilmiah terbaru arahan Ridley Scott, The Dog Stars, resmi ditarik dari hampir seluruh bioskop Amerika Serikat hanya dalam waktu kurang dari sebulan sejak penayangan perdananya. Keputusan ini diambil setelah pendapatan tiket yang jauh dari harapan, menandai salah satu kegagalan komersial terbesar dalam karier sutradara veteran tersebut.
Menurut data Box Office Mojo, The Dog Stars memulai debutnya di 3.330 layar pada 28 Agustus dengan pendapatan akhir pekan pembukaan hanya $7,7 juta. Angka itu kemudian merosot menjadi $3,4 juta pada pekan kedua, memaksa distributor memangkas jumlah layar menjadi 1.030 pada 11 September. Sepekan berselang, jumlahnya kembali dipangkas menjadi 110 layar, dan sejak 25 September hanya tersisa 100 layar. Rata-rata pendapatan per layar pun tercatat sangat rendah, yakni $14 per hari.
Hingga saat ini, total pendapatan domestik The Dog Stars baru mencapai $14,9 juta, sementara pendapatan globalnya $39,2 juta. Padahal, biaya produksinya diperkirakan mencapai $75 juta hingga $110 juta. Dengan perbandingan tersebut, film ini dipastikan merugi besar, bahkan sebelum memperhitungkan biaya pemasaran dan distribusi.
Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Scott, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sutradara paling berpengaruh di genre fiksi ilmiah melalui karya-karya seperti Alien dan Blade Runner. Ia juga tercatat sebagai sutradara dengan pendapatan kotor tertinggi kedelapan sepanjang masa. Namun, The Dog Stars tampaknya tidak mampu menarik minat penonton meski dibintangi sederet nama besar seperti Jacob Elordi, Margaret Qualley, Josh Brolin, Guy Pearce, Allison Janney, dan Benedict Wong.
Diadaptasi dari novel tahun 2012 karya Peter Heller, film ini mengisahkan Hig (Elordi), seorang pilot muda yang bertahan hidup di dunia pasca-apokaliptik bersama seorang survivalis militer bernama Bangley (Brolin). Kehidupan terisolasi mereka terusik oleh sinyal radio misterius yang mendorong Hig untuk mencari harapan dan kemanusiaan yang masih ia yakini.
"Kegagalan The Dog Stars menunjukkan bahwa bahkan sutradara legendaris pun tidak kebal terhadap perubahan selera pasar dan dinamika industri yang semakin tidak pasti," ujar seorang analis box office yang enggan disebutkan namanya.
Meski demikian, Scott tidak tinggal diam. Ia saat ini tengah menggarap adaptasi baru Treasure Island yang dibintangi Hugh Jackman, dan baru-baru ini mengisyaratkan rencana untuk menyutradarai sekuel Alien yang berpusat pada karakter David yang diperankan Michael Fassbender. Langkah ini menegaskan bahwa Scott belum kehilangan minat pada genre yang telah membesarkan namanya.
Bagi industri film global, kasus The Dog Stars menjadi pengingat bahwa reputasi besar tidak selalu menjamin kesuksesan komersial. Di tengah persaingan konten streaming dan perubahan perilaku penonton, bahkan film dengan anggaran jumbo dan nama-nama tenar pun bisa tersingkir dengan cepat. Pertanyaannya, akankah Scott mampu bangkit dengan proyek-proyek berikutnya, atau justru semakin tenggelam dalam tren penurunan minat terhadap sci-fi epik di bioskop?



