Thailand Hentikan Rekor 27 Laga Vietnam, Chanathip: Kerja Keras Kami Terbayar
Baca dalam 60 detik
- Thailand menumbangkan Vietnam 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dan memastikan tempat di final FIFA ASEAN Cup 2026.
- Kemenangan ini memutus rentetan tak terkalahkan Vietnam dalam 27 pertandingan sekaligus mengakhiri puasa kemenangan Thailand atas sang rival selama dua tahun.
- Kapten Chanathip Songkrasin menyebut performa tim melampaui 100 persen dan menegaskan fokusnya adalah eksekusi taktik, bukan statistik individu.

Timnas Thailand memastikan langkah ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Vietnam 2-0 pada laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). Hasil ini tidak hanya mengantarkan Gajah Perang ke final, tetapi juga menghentikan catatan tak terkalahkan Vietnam dalam 27 pertandingan terakhir.
Kemenangan tersebut terasa krusial karena Thailand sebelumnya kesulitan menaklukkan Vietnam dalam dua tahun terakhir. Kini, Thailand memuncaki klasemen sementara Grup B dengan enam poin dari dua laga, sementara Vietnam harus menunda ambisi mereka untuk setidaknya menyamai pencapaian di edisi sebelumnya.
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, mengaku senang bisa kembali berhadapan dengan Vietnam setelah hampir lima tahun tidak bertemu. Meski tidak mencetak gol atau assist, ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah menjalankan instruksi pelatih dan meraih kemenangan atas tim sekuat Vietnam.
"Saya sudah cukup lama tidak bertanding melawan Vietnam, hampir lima tahun. Namun, saya selalu mengamati perkembangan mereka. Mereka menjadi sangat kuat dan saya mengagumi beberapa pemain mereka," ujar Chanathip.
Gelandang berusia 32 tahun itu menambahkan bahwa kemenangan ini adalah bukti kerja keras seluruh tim. Ia berterima kasih kepada pelatih dan staf yang telah mempersiapkan tim dengan baik, serta rekan-rekan yang berjuang hingga detik terakhir. "Kami semua telah berdedikasi dan menjalankan tugas dengan maksimal. Menurut saya, performa kami hari ini bahkan melebihi 100 persen," katanya.
FIFA ASEAN Cup 2026 menerapkan format yang meniru Piala Dunia 2026, di mana seluruh pemain yang masuk daftar susunan pemain (DSP) ikut menyanyikan lagu kebangsaan, bukan hanya starting XI. Perubahan ini menjadi sorotan tersendiri dalam laga tersebut.
Bagi Indonesia, hasil ini menjadi peringatan bahwa persaingan di Asia Tenggara semakin ketat. Thailand dan Vietnam terus menunjukkan kualitas, sementara Timnas Indonesia harus segera bangkit jika ingin bersaing di level yang sama. PSSI dan pelatih Patrick Kluivert perlu memperhatikan perkembangan ini, terutama menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia mendatang.
Dengan lolosnya Thailand ke final, Vietnam harus puas mengakhiri rekor impresif mereka. Sementara itu, Thailand akan menghadapi lawan yang belum ditentukan di partai puncak. Pertanyaannya, mampukah Thailand mempertahankan momentum dan meraih gelar juara? Atau akankah ada kejutan dari tim lain yang masih bersaing?



