Xbox Resmi Luncurkan Mythic Achievements, Jawaban atas Platinum Trophy PlayStation
Baca dalam 60 detik
- Xbox memperkenalkan Mythic Achievements, fitur pencapaian tertinggi yang setara dengan Platinum Trophy di PlayStation, dan langsung tersedia bagi anggota Xbox Insider.
- Fitur ini memberikan bingkai heroik serta bilah progres untuk memudahkan pemain melacak pencapaian, namun daftar game yang eligible belum diumumkan.
- Peluncuran terjadi di tengah gejolak internal Xbox pasca penutupan Ninja Theory dan tekanan boikot BDS, menimbulkan pertanyaan tentang prioritas strategi perusahaan.

Xbox secara resmi mengumumkan kehadiran Mythic Achievements, fitur pencapaian bergengsi yang selama ini dinanti para pemain. Kabar ini muncul setelah sempat bocor pekan lalu, dan mulai hari ini fitur tersebut dapat diakses oleh peserta program Xbox Insider. Langkah ini menjawab permintaan komunitas yang telah lama menginginkan padanan Platinum Trophy milik PlayStation.
Dalam unggahan di Xbox Wire, perusahaan menjelaskan bahwa Mythic Achievements dirancang untuk "mengakui beberapa pencapaian terbesar dalam sejarah Xbox Anda." Mekanismenya serupa dengan Platinum Trophy: pemain harus menuntaskan seluruh achievement orisinal dalam satu game. Konten tambahan dari DLC atau pembaruan tidak akan dihitung, dan tidak akan mencabut status Mythic yang sudah diraih. Pendekatan ini memberi kepastian bagi pemain bahwa pencapaian mereka tidak akan hilang seiring waktu.
Untuk mendukung fitur ini, Xbox menambahkan tab Gaming baru di profil pemain. Tab tersebut menjadi pusat untuk memantau Gamerscore dan melihat seluruh achievement. Mythic akan ditandai dengan bingkai heroik yang membedakannya dari achievement biasa. Selain itu, setiap daftar achievement game akan dilengkapi bilah progres yang menunjukkan seberapa dekat pemain dengan status Mythic. Detail ini dinilai akan mempermudah pemain merencanakan perjalanan mereka menuju pencapaian tertinggi.
Meski demikian, Xbox belum merilis daftar game yang akan mendapatkan Mythic Achievements pada peluncuran awal. Dalam postingan Xbox Wire disebutkan bahwa pemain akan otomatis melihat Mythic muncul pada judul yang memenuhi syarat, termasuk game Xbox 360. Tanpa mengetahui sistem yang digunakan, komunitas hanya bisa menduga-duga. Spekulasi mengarah pada kemungkinan Xbox memanfaatkan data Platinum Trophy dari PlayStation untuk game multiplatform, sementara untuk eksklusif Xbox, Mythic harus dibuat dari nol.
"Kami ingin merayakan pencapaian terbesar pemain dengan cara yang layak," tulis Xbox dalam pengumuman resminya, tanpa menyebut daftar game spesifik.
Peluncuran fitur ini tidak lepas dari konteks industri yang lebih luas. Sepekan sebelumnya, Xbox mengumumkan gelombang PHK dan penutupan sejumlah studio, termasuk Ninja Theory. Perusahaan juga masih menjadi target utama gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS). Langkah memperkenalkan Mythic Achievements pun dilihat sebagian pengamat sebagai upaya mengalihkan perhatian dari masalah internal dan menjaga loyalitas basis penggemar berat.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran Mythic Achievements berpotensi memengaruhi perilaku gamer Tanah Air. Komunitas Xbox di Indonesia memang tidak sebesar PlayStation, tetapi fitur ini bisa menjadi daya tarik tambahan bagi pemilik konsol Xbox. Terlebih, budaya berburu achievement sudah mengakar di kalangan pemain hardcore. Dengan adanya bilah progres dan bingkai eksklusif, persaingan untuk menyelesaikan game 100% diprediksi meningkat, yang pada gilirannya dapat mendorong penjualan game dan memperpanjang siklus hidup judul-judul lama.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah seberapa inklusif fitur ini. Jika Xbox hanya memberikan Mythic untuk game tertentu, sebagian pemain bisa merasa dianaktirikan. Sebaliknya, jika terlalu banyak judul yang mendapatkannya, nilai prestise bisa menurun. Xbox perlu segera merilis daftar game dan sistem penilaian yang transparan agar antusiasme tidak berubah menjadi kekecewaan. Bagaimana menurut Anda, apakah Mythic Achievements akan mampu menyaingi gengsi Platinum Trophy yang sudah bertahan lebih dari satu dekade?



