Karol G Umumkan Album Baru, Drake dan Bruno Mars Ikut Meriahkan
Baca dalam 60 detik
- Album keenam Karol G bertajuk 'No Me Arrepiento de Sentir Tanto' akan rilis 7 Agustus, menampilkan kolaborasi dengan Drake, Bruno Mars, dan lainnya.
- Kehadiran nama-nama besar ini menegaskan posisi Karol G sebagai ikon musik Latin yang kini merambah pasar global.
- Bagi penggemar di Indonesia, album ini menjadi peluang untuk menikmati perpaduan reggaeton dengan sentuhan pop dan R&B dari artis kelas dunia.

Bintang musik Latin asal Kolombia, Karol G, akhirnya mengonfirmasi daftar lagu untuk album studio keenamnya yang bertajuk *No Me Arrepiento de Sentir Tanto*. Album yang dijadwalkan rilis pada 7 Agustus mendatang ini langsung mencuri perhatian berkat sederet kolaborasi mewah, termasuk nama-nama besar seperti Drake dan Bruno Mars.
Dalam album ini, Drake tampil dalam lagu "Ahí", sementara Bruno Mars menyumbangkan suaranya di trek "Still". Selain itu, terdapat kolaborasi dengan musisi pendatang baru seperti Judeline dan Rusowsky dalam "Bby Wow", serta keterlibatan vokalis dan gitaris Cigarettes After Sex, Greg Gonzalez, yang bermain dan ikut menulis lagu penutup "Después de Ti". Lagu tersebut sebelumnya sempat dibawakan saat penampilan mereka di festival Coachella pada April lalu.
Judul album yang diterjemahkan menjadi "Aku tidak menyesal merasakan terlalu banyak" ini seolah menjadi pernyataan personal dari Karol G. Dalam pengumumannya di hadapan penggemar di Toronto, ia mengungkapkan bahwa proyek ini telah digarap selama berbulan-bulan. "Saya sudah mengunci diri selama berbulan-bulan untuk membuat musik baru," ujarnya. "Saya tidak sabar untuk menyanyikan album ini bersama kalian semua."
Kehadiran Drake dalam konser Toronto tersebut sempat memicu spekulasi tentang kolaborasi mereka. Sang rapper muncul di layar besar panggung, dan kini spekulasi itu terjawab sudah. Sementara itu, Bruno Mars yang dikenal dengan gaya pop dan R&B-nya diprediksi akan memberikan warna berbeda pada album yang sarat nuansa reggaeton ini.
Bagi industri musik global, album ini menjadi bukti semakin kuatnya pengaruh musik Latin di panggung internasional. Karol G, yang sebelumnya sukses dengan album *Mañana Será Bonito*, kini tidak hanya menjadi ikon di Amerika Latin, tetapi juga berhasil menarik kolaborasi dengan musisi papan atas dari genre lain. Langkah ini juga membuka peluang bagi musisi Indonesia untuk lebih diperhitungkan di kancah global, mengingat tren kolaborasi lintas genre dan bahasa semakin diminati.
Di tengah kesibukannya, Karol G juga baru saja menerima penghargaan International Artist Award of Excellence di American Music Awards (AMAs) pada Mei lalu. Dalam pidato penerimaannya, ia menyampaikan bahwa musik telah memberinya tujuan hidup. "Saya menemukan tujuan melalui musik saya," katanya. "Saya bahagia bisa menjadi suara bagi banyak orang, menjadi tempat penyembuhan dan ruang aman."
Dengan perilisan album yang tinggal menghitung bulan, para penggemar tentu menantikan bagaimana Karol G memadukan berbagai gaya musik dalam satu karya. Pertanyaannya, apakah album ini akan mampu mengulang kesuksesan pendahulunya dan semakin mengukuhkan namanya di industri musik dunia? Kita tunggu saja.



