Mastantuono Satu Langkah Lagi ke Fiorentina: Kesepakatan Gaji dengan Real Madrid Tercapai
Baca dalam 60 detik
- Kesepakatan antara Fiorentina dan Real Madrid soal pembagian gaji Franco Mastantuono membuka jalan bagi peminjamannya selama semusim.
- Mastantuono, yang memiliki paspor Italia, tidak akan menghabiskan kuota non-Uni Eropa Fiorentina, sebuah keuntungan strategis bagi klub Serie A.
- Kepindahan ini menandai langkah penting dalam karier pemain muda Argentina itu, yang diproyeksikan kembali ke Real Madrid pada 2027.

Fiorentina semakin dekat untuk mengamankan jasa gelandang muda Argentina, Franco Mastantuono, setelah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid mengenai pembagian gaji pemain berusia 18 tahun tersebut. Kesepakatan ini menghilangkan hambatan terakhir yang sempat menunda kepindahan pemain yang juga memiliki paspor Italia itu ke Serie A.
Menurut laporan yang beredar, Mastantuono akan bergabung dengan skuad asuhan Fabio Grosso dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Meski sempat ada spekulasi mengenai opsi pembelian, kedua klub akhirnya sepakat untuk tidak menyertakan klausul tersebut. Pemain yang akan berulang tahun ke-19 pekan depan ini dijadwalkan kembali ke Santiago Bernabeu pada musim panas 2027.
Kesepakatan ini merupakan buah dari negosiasi alot antara kedua klub, terutama setelah Mastantuono memberikan lampu hijau untuk pindah ke Florence pada Selasa lalu. Menurut jurnalis kenamaan Gianluca Di Marzio, satu-satunya kendala yang tersisa adalah pembagian gaji pemain, yang kini telah menemukan titik temu.
Kepastian ini menjadi angin segar bagi Fiorentina yang tengah berusaha memperkuat lini tengahnya. Kehadiran Mastantuono diharapkan mampu memberikan kreativitas dan energi baru bagi La Viola, yang musim lalu tampil impresif di kompetisi domestik maupun Eropa. Dengan statusnya yang masih muda, pemain yang telah mengoleksi empat caps bersama timnas Argentina ini dipandang sebagai investasi jangka panjang yang menjanjikan.
Menariknya, meski berstatus pemain asing, Mastantuono tidak akan menghabiskan kuota non-Uni Eropa Fiorentina berkat paspor Italia yang dimilikinya. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat klub Serie A kerap kesulitan mendapatkan slot untuk pemain di luar Uni Eropa. Dengan demikian, Fiorentina masih memiliki fleksibilitas untuk mendatangkan pemain asing lainnya di bursa transfer.
Bagi pengamat sepak bola, kepindahan ini juga menjadi sorotan karena menunjukkan strategi Real Madrid dalam mengembangkan pemain muda berbakatnya. Dengan meminjamkan Mastantuono ke klub yang kompetitif seperti Fiorentina, Los Blancos berharap pemain tersebut mendapatkan menit bermain yang cukup untuk berkembang sebelum kembali ke Spanyol. Langkah serupa pernah dilakukan terhadap pemain-pemain lain seperti Martin Odegaard dan Takefusa Kubo, yang sukses mengasah kemampuan di liga Eropa lainnya.
Di sisi lain, Fiorentina tentu berharap banyak pada kontribusi Mastantuono. Dengan gaya bermainnya yang dinamis dan visi bermain yang baik, ia diharapkan mampu menjadi motor serangan tim. Apalagi, dengan pengalaman bermain di level internasional, adaptasinya dengan sepak bola Italia diharapkan tidak memakan waktu lama.
Konteks Indonesia: Bagi penggemar sepak bola Tanah Air, kabar ini menambah daftar panjang pemain muda berbakat yang bersinar di Eropa. Meski tidak ada pemain Indonesia yang terlibat langsung, perkembangan karier pemain seperti Mastantuono bisa menjadi inspirasi bagi para pesepakbola muda Indonesia untuk terus mengasah kemampuan dan menembus kompetisi Eropa. Selain itu, ketertarikan klub-klub Eropa terhadap pemain muda dari luar benua juga menunjukkan bahwa talenta muda dari Asia, termasuk Indonesia, memiliki peluang untuk dilirik jika mampu menunjukkan performa impresif.
Ke depannya, pertanyaan yang muncul adalah apakah Mastantuono mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang disematkan padanya di Fiorentina. Dengan tekanan bermain di salah satu liga terbaik dunia, ia harus segera beradaptasi dan menunjukkan kualitasnya. Jika berhasil, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu bintang muda yang diperhitungkan di Eropa dalam beberapa tahun ke depan.



