Reusser Rebut Yellow Jersey Perdana di Tour de France Femmes, Haugset Tergusur
Baca dalam 60 detik
- Marlen Reusser memenangkan time trial 21 km dan mengambil alih pimpinan klasemen umum, unggul 14 detik dari Vollering.
- Sigrid Haugset, yang memulai hari dengan jersey kuning, kehilangan waktu 3 menit dan turun ke posisi keempat.
- Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Reusser di Tour de France Femmes dan menegaskan dominasinya di nomor time trial.

Marlen Reusser, juara dunia time trial, akhirnya merasakan manisnya jersey kuning untuk pertama kalinya dalam kariernya. Pada etape keempat Tour de France Femmes, Rabu (16/7/2025), pebalap Swiss berusia 34 tahun itu tampil superior di lintasan sepanjang 21 kilometer dari Gevrey-Chambertin menuju Dijon, mencatat waktu 27 menit 30 detik. Hasil ini langsung melemparkannya ke puncak klasemen umum, menggeser Sigrid Haugset yang sebelumnya memegang kendali.
Kemenangan ini bukan sekadar etape biasa. Reusser, yang memperkuat tim Movistar, berhasil mengalahkan target tangguh Lieke Nooijen dari Belanda dengan selisih empat detik, sementara Demi Vollering, salah satu favorit utama, harus puas di posisi ketiga dengan kehilangan 14 detik. Di belakang mereka, pebalap muda Inggris Zoe Backstedt, yang baru pertama kali tampil di Tour de France Femmes, finis keempat dengan defisit 20 detikโsebuah penampilan yang menjanjikan untuk masa depannya.
Di sisi lain, etape ini menjadi mimpi buruk bagi Sigrid Haugset. Pebalap Norwegia yang tampil heroik dengan solo breakaway pada etape sebelumnya itu kehilangan waktu hingga tiga menit, membuatnya terlempar ke peringkat keempat klasemen umum. Kondisi panas ekstrem dengan suhu di atas 30 derajat Celsius di kawasan timur Prancis turut menjadi faktor. Juara bertahan Pauline Ferrand-Prevot pun tak luput dari kesulitan; ia kehilangan 2 menit 14 detik dari Reusser, sebuah pukulan telak bagi kansnya mempertahankan gelar.
Reusser sendiri mengakui bahwa etape ini sudah lama menjadi target utama timnya. "Tentu saja, saya sangat, sangat bahagia," ujarnya. "Ini adalah ide yang sudah kami pikirkan sejak lamaโini tujuan saya tahun ini. Kami tahu kami akan memulai di Swiss pada hari nasional Swiss, dan ada time trial di hari keempat. Kami sudah membicarakannya sejak lama, 'Proyek Dijon', untuk warna kuning mustard! Untuk memenangkan time trial dan mungkin mengambil jersey kuning. Dan itu berhasil." Meski begitu, ia menegaskan bahwa kemenangan ini tidak datang tanpa perjuangan. "Selalu sulit, dan Anda tahu itu belum tentu terjadi. Jadi, bisa terjadi seperti ini? Saya sangat bahagia!"
Bagi penggemar balap sepeda di Indonesia, kemenangan Reusser menegaskan bahwa dominasi Eropa di ajang ini masih sangat kuat. Meski belum ada pebalap Asia Tenggara yang tampil di Tour de France Femmes, perkembangan ini bisa menjadi inspirasi bagi para pebalap wanita Indonesia yang mulai menembus kompetisi internasional. Dengan semakin banyaknya ajang seperti Tour de France Femmes yang mendapat sorotan global, diharapkan investasi pada olahraga sepeda wanita di Indonesia juga meningkat, baik dari sisi pembinaan maupun infrastruktur.
Dengan hasil ini, persaingan menuju podium utama semakin menarik. Reusser kini memimpin dengan total waktu 11 jam 47 menit 36 detik, diikuti Vollering yang hanya terpaut 14 detik. Di belakang mereka, pebalap Prancis Cedrine Kerbaol dan Haugset masih dalam jarak satu menit, sehingga etape-etape pegunungan yang akan datang diprediksi menjadi penentu. Pertanyaannya, akankah Reusser mampu mempertahankan jersey kuningnya saat memasuki medan yang lebih berat, atau justru Vollering yang akan menunjukkan superioritasnya? Kita tunggu saja aksi mereka di etape-etape berikutnya.



