Szoboszlai Bantah Keretakan di Liverpool: 'Kami Baik-Baik Saja'
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, menegaskan bahwa perselisihan dengan rekan setimnya soal ban kapten telah diselesaikan, menyusul video yang viral.
- Insiden tersebut terjadi setelah laga pramusim melawan Wrexham, namun Szoboszlai menilai media terlalu membesar-besarkan masalah.
- Dengan status wakil kapten yang belum ditentukan, Szoboszlai siap menerima peran tersebut namun menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada manajer.

Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, menegaskan bahwa ketegangan dengan rekan setimnya, Curtis Jones dan Kostas Tsimikas, telah usai. Pernyataan ini merespons video yang memperlihatkan mereka bertengkar soal ban kapten setelah kemenangan 1-0 atas Wrexham di Yankee Stadium, New York, pekan lalu.
Dalam video tersebut, Szoboszlai terlihat memberikan ban kapten kepada Tsimikas saat digantikan, bukan kepada Jones. Tsimikas kemudian melempar ban itu ke tanah saat terjadi adu mulut di lapangan. Namun, dalam laga berikutnya melawan Leeds United, Szoboszlai justru menyerahkan ban kapten kepada Jones, yang memicu spekulasi adanya konflik internal.
"Itu bukan perdebatan di antara kami bertiga. Kami hanya mendiskusikan sesuatu di lapangan. Setelah itu, kalian (media) membuatnya menjadi besar. Lain kali kami akan melakukannya di ruang ganti. Tidak ada yang marah. Semuanya sudah beres, kami baik-baik saja," ujar kapten timnas Hungaria itu kepada awak media di Chicago, seperti dilansir BBC.
Dengan kapten utama Virgil van Dijk yang absen dalam tur Amerika Serikat dan Joe Gomez yang cedera, Szoboszlai memimpin tim di sebagian besar laga pramusim. Namun, ia mengakui bahwa manajer anyar Andoni Iraola belum membahas soal wakil kapten, posisi yang kosong setelah kepergian Andy Robertson ke Tottenham Hotspur.
"Belum ada pembicaraan. Kami punya Virgil sebagai kapten, ada Ali (Alisson), ada Joe Gomez. Jadi belum ada diskusi. Ali tidak di sini dan Joe cedera. Ini momen yang membanggakan, tapi bukan pilihan saya. Tidak ada yang pasti," kata pemain berusia 25 tahun itu. "Jika ditawari menjadi wakil kapten Liverpool, saya akan menerimanya. Itu akan menjadi kebanggaan. Tapi saya menghormati semua orang, siapa pun yang terpilih, kami akan mengikutinya."
Szoboszlai juga menyambut positif awal musim di bawah arahan Iraola. Ia menilai seluruh pemain memiliki motivasi tinggi setelah musim lalu yang mengecewakan. "Saya merasa kami siap untuk bangkit. Musim lalu bukan yang terbaik, kami tidak mencapai target. Sekarang kami akan mencoba lagi," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa keputusan rekrutan pemain bukan di tangannya, melainkan manajemen dan pelatih.
Salah satu sorotan pramusim adalah penampilan Trey Nyoni, gelandang muda berusia 19 tahun yang hanya bermain 229 menit di bawah Arne Slot musim lalu. Szoboszlai memuji kualitas Nyoni dan menilai ia layak mendapat peran lebih besar. "Saya selalu tahu dia pemain bagus. Di latihan dia menunjukkan kualitasnya. Kami butuh semua pemain karena skuad kami pendek," katanya.
Soal pernyataannya yang sempat menimbulkan kebingungan mengenai kembalinya Alexis Mac Allister, Szoboszlai mengklarifikasi bahwa itu hanya masalah bahasa Inggris. "Itu bahasa Inggris saya. Bukan 'jika', tapi 'ketika' dia kembali. Jadi sekarang saya perjelas: dia akan kembali dan menjadi bagian dari tim," tegasnya.
Bagi penggemar Liverpool di Indonesia, kabar ini meredakan kekhawatiran akan adanya perpecahan di ruang ganti. Dengan musim baru yang tinggal menghitung hari, fokus kini tertuju pada kesiapan tim menghadapi Newcastle. Pertanyaannya, akankah Iraola mampu menyatukan skuad dan membawa Liverpool kembali bersaing di papan atas?



