Hearts Kembali ke Kualifikasi Liga Champions Setelah 20 Tahun, Hadapi Sturm Graz
Baca dalam 60 detik
- Hearts akan berhadapan dengan Sturm Graz di babak kedua kualifikasi Liga Champions, pertama kali dalam dua dekade.
- Kedua tim finis sebagai runner-up liga domestik, menunjukkan persaingan ketat di level Eropa.
- Jika kalah, Hearts masih bisa melaju ke Liga Europa, sementara kemenangan membuka peluang melawan raksasa Eropa.

Hearts akhirnya kembali ke panggung kualifikasi Liga Champions setelah dua dekade absen. Klub asal Edinburgh itu akan berhadapan dengan wakil Austria, Sturm Graz, pada babak kedua yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli mendatang.
Kepastian ini didapat setelah Hearts memastikan posisi runner-up Scottish Premiership di belakang Celtic. Nasib serupa dialami Sturm Graz yang juga harus puas di peringkat kedua Liga Austria di bawah LASK. Kedua tim sama-sama gagal merebut gelar juara di akhir musim, meski sempat memimpin klasemen pada fase reguler.
Laga pertama akan digelar di kandang Sturm Graz pada 21 atau 22 Juli, dengan leg kedua seminggu kemudian. Saat itu, Hearts kemungkinan besar sudah memiliki pelatih baru. Derek McInnes, yang saat ini menukangi Hearts, dikabarkan akan pindah ke Rangers. Manajemen Hearts disebut sudah menyiapkan pengganti dalam waktu dekat.
Jika berhasil melewati Sturm Graz, Hearts akan berada di jalur undian tanpa unggulan dan berpotensi bertemu tim-tim besar seperti Lyon, Bodo/Glimt, Olympiacos, atau pemenang duel Fenerbahce kontra Gornik Zabrze. Namun, jika kalah, mereka akan turun ke babak ketiga kualifikasi Liga Europa dan berada di jalur yang sama dengan Rangers yang sudah diunggulkan.
Sturm Graz bukan lawan yang mudah. Musim lalu, mereka mampu mengalahkan Rangers di kandang dan hanya kalah tipis dari Celtic. Pengalaman mereka di kompetisi Eropa cukup banyak, meski finis di peringkat 26 dari 36 tim di fase grup Liga Europa. Hearts sendiri harus waspada dengan agresivitas Sturm Graz yang kerap tampil menekan di depan pendukungnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pertandingan ini bisa menjadi tontonan menarik karena menghadirkan dua tim yang berjuang dari jalur kualifikasi. Selain itu, potensi pertemuan dengan Lyon atau Olympiacos akan menambah daya tarik kompetisi Eropa musim depan. Apakah Hearts mampu mengulang kejayaan masa lalu atau justru tersandung di rintangan pertama? Hanya waktu yang akan menjawab.
