Seth MacFarlane: Emmy Awards Hanya 'Omong Kosong' yang Dipilih Sembarangan
Baca dalam 60 detik
- Kreator Family Guy itu mengecam Emmy Awards sebagai ajang yang tidak masuk akal, dengan nominasi yang menurutnya dipilih secara asal-asalan.
- MacFarlane menyoroti keanehan di balik nominasi Family Guy pada 2009, yang justru tidak pernah diraih The Simpsons, serta kegagalan serialnya memenangkan kategori animasi terbaik selama 25 tahun.
- Di tengah kritik, serial animasi tersebut telah diperpanjang hingga 2029, dan MacFarlane masih menyimpan rencana untuk film layar lebar sebagai 'senjata pamungkas'.

Seth MacFarlane, kreator serial animasi Family Guy, melontarkan kritik pedas terhadap Emmy Awards. Dalam wawancara di podcast Awards Chatter milik The Hollywood Reporter, ia menyebut ajang penghargaan bergengsi itu sebagai “omong kosong” dan menuding para pemilih hanya “menceklis kotak sambil bercukur”.
MacFarlane mempertanyakan logika di balik keputusan Emmy Board. Ia heran mengapa Family Guy bisa masuk nominasi Komedi Terbaik pada 2009—menjadi serial animasi pertama yang melakukannya sejak The Flintstones pada 1961—sementara The Simpsons yang legendaris tidak pernah sekalipun dinominasikan di kategori tersebut. “Itu aneh,” ujarnya.
Lebih lanjut, MacFarlane menyoroti fakta bahwa Family Guy belum pernah memenangkan penghargaan Animasi Terbaik dalam 25 tahun penayangannya. “Ada banyak keanehan tentang Emmy yang membuat saya berpikir, ‘Apa ada yang benar-benar menonton, atau ini hanya orang-orang yang menceklis kotak sambil bercukur?’ Dan Anda mulai tidak terlalu peduli, yang sebenarnya adalah tempat yang sehat,” katanya.
MacFarlane juga mengaku tidak mengerti mengapa Family Guy justru mendapat nominasi pada tahun yang tidak dianggapnya sebagai puncak kualitas. “Saya tidak tahu apakah itu tahun terbaik kami. Saya tiba-tiba bangun suatu pagi dan kami dinominasikan untuk komedi terbaik. Saya tidak memahaminya,” ungkapnya.
Di tengah kritiknya terhadap Emmy, MacFarlane menegaskan bahwa Family Guy tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Ia mengaku terus terkejut dengan angka penonton yang tetap tinggi meski serial ini sudah berusia seperempat abad. “Saya terus terkejut dengan angka penonton, yang terus sangat tinggi. Saya tidak tahu kenapa. Ini sudah begitu lama,” katanya.
Serial yang telah diperbarui hingga 2029 ini juga menyimpan potensi film layar lebar. MacFarlane mengakui bahwa ide film Family Guy “selalu ada di benak saya”. Ia bahkan memiliki gambaran yang cukup jelas tentang ceritanya. “Itu seperti anak panah di tabung yang saya simpan untuk saat semuanya kacau,” ujarnya. “Saya selalu berpikir jika saya mengalami kegagalan profesional yang sangat buruk, satu-satunya hal yang bisa membersihkan palet penonton adalah film Family Guy.”
Pernyataan MacFarlane ini kembali memicu perdebatan tentang relevansi Emmy Awards di era streaming, di mana banyak serial animasi dewasa justru meraih popularitas besar tanpa pengakuan akademi. Dengan Family Guy yang masih kokoh di puncak rating, kritik MacFarlane menjadi pengingat bahwa selera pemilih penghargaan seringkali tidak sejalan dengan preferensi penonton. Akankah Emmy suatu hari mengakui keanehan yang ia sorot, atau justru semakin kehilangan kredibilitas di mata kreator?



