RGG Studio Umumkan Virtua Fighter Crossroads, Rilis 2027 untuk Konsol dan PC
Baca dalam 60 detik
- Virtua Fighter Crossroads, seri terbaru dari RGG Studio, dijadwalkan meluncur pada 2027 di PlayStation 5, Xbox Series, dan PC.
- Pengumuman ini muncul setelah perilisan Stranger Than Heaven, menandai ekspansi RGG Studio ke genre fighting game.
- Game ini diperkirakan akan menjadi pesaing serius di kancah esports dan menghidupkan kembali komunitas Virtua Fighter di Indonesia.

RGG Studio, pengembang di balik seri Yakuza dan Like a Dragon, resmi mengumumkan judul terbaru waralaba fighting game legendaris mereka: Virtua Fighter Crossroads. Melalui teaser yang dirilis di ajang Summer Game Fest, studio asal Jepang itu mengonfirmasi bahwa game ini akan hadir di PlayStation 5, Xbox Series, dan PC pada tahun 2027.
Pengumuman ini mengejutkan banyak penggemar, mengingat Virtua Fighter sempat vakum cukup lama setelah seri terakhir, Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown, yang dirilis pada 2021. Kini, dengan nama Crossroads, RGG Studio seolah ingin menandai titik balik—sebuah persimpangan antara tradisi dan inovasi. Teaser yang ditampilkan memperlihatkan visual sinematik dengan gaya khas RGG, meninggalkan kesan bahwa game ini tidak hanya mengandalkan nostalgia, tetapi juga menyajikan pendekatan baru dalam mekanisme pertarungan.
Menurut analis industri game, langkah RGG Studio masuk ke ranah fighting game secara serius patut dicermati. Sebelumnya, mereka lebih dikenal lewat game aksi-petualangan dengan narasi mendalam. Namun, dengan Virtua Fighter Crossroads, mereka berambisi merebut pangsa pasar yang selama ini didominasi oleh Street Fighter, Tekken, dan Mortal Kombat. “RGG memiliki kemampuan bercerita yang kuat. Jika mereka mampu memadukan narasi dengan gameplay fighting yang solid, Virtua Fighter Crossroads bisa menjadi kuda hitam,” ujar seorang pengamat game dari Jepang.
Bagi penggemar fighting game di Indonesia, kabar ini tentu membawa angin segar. Komunitas Virtua Fighter di Tanah Air, meski tidak sebesar Tekken atau Street Fighter, tetap memiliki basis pemain setia yang kerap menggelar turnamen lokal. Kehadiran Virtua Fighter Crossroads di konsol generasi terbaru dan PC diyakini akan memicu kembali gairah kompetitif, terutama jika RGG Studio menyediakan fitur cross-play dan dukungan esports yang mumpuni. “Ini kesempatan bagi pemain Indonesia untuk unjuk gigi di kancah internasional, asalkan infrastruktur online-nya bagus,” kata seorang streamer fighting game asal Jakarta.
Namun, tantangan terbesar RGG Studio adalah memenuhi ekspektasi tinggi penggemar lama. Virtua Fighter dikenal dengan sistem pertarungan yang realistis dan teknis, berbeda dengan game fighting lain yang lebih spektakuler. Crossroads harus mampu mempertahankan identitas tersebut sambil menarik pemain baru. Belum ada detail mengenai roster karakter atau mode permainan, tetapi teaser mengisyaratkan adanya elemen naratif yang lebih kuat—sesuatu yang jarang dieksplorasi seri ini sebelumnya.
Dengan jadwal rilis yang masih dua tahun lagi, RGG Studio memiliki waktu untuk menyempurnakan game. Pertanyaan besarnya: akankah Virtua Fighter Crossroads mampu bersaing di tengah dominasi Street Fighter 6 dan Tekken 8? Atau justru akan menjadi alternatif segar yang dicari komunitas fighting game? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti—persimpangan jalan bagi Virtua Fighter telah dimulai.



