Hollow Knight: Silksong Edisi Fisik Rilis Oktober 2026, Harga dan Bonus Terungkap
Baca dalam 60 detik
- Edisi fisik Hollow Knight: Silksong akan tersedia secara global mulai 16 Oktober 2026, dengan harga bervariasi antar platform.
- Paket penjualan mencakup buku panduan 32 halaman dan peta lipat Pharloom, sementara DLC Sea of Sorrow dapat diunduh gratis.
- Distribusi ditangani Fangamer, menandai strategi Team Cherry menjangkau kolektor setelah peluncuran digital setahun sebelumnya.

Setelah lebih dari setahun hanya tersedia dalam format digital, Hollow Knight: Silksong akhirnya mendapatkan edisi fisik yang dijadwalkan rilis pada 16 Oktober 2026. Pengumuman ini datang dari sumber terpercaya di industri, billbil-kun, yang mengungkap detail harga dan kelengkapan paket untuk berbagai platform.
Edisi fisik akan dibanderol dengan harga berbeda tergantung konsol. Untuk Nintendo Switch 2 dan Switch, konsumen perlu merogoh kocek โฌ49,99 atau setara Rp870 ribuan. Sementara itu, versi PlayStation 5 dan Xbox Series X|S dibanderol โฌ44,99 atau sekitar Rp780 ribu. Di Amerika Serikat, harga dikonfirmasi $44,99 untuk gawai genggam Nintendo dan $39,99 untuk konsol rumahan. Tanggal rilis ini berlaku untuk Amerika Utara dan diperkirakan sama untuk kawasan Eropa.
Team Cherry, pengembang di balik waralaba ini, memilih Fangamer sebagai mitra distribusi. Keputusan ini tidak mengejutkan mengingat Fangamer telah lama dikenal sebagai spesialis edisi fisik untuk gim-gim indie populer. Paket penjualan juga menyertakan kode upgrade untuk pengguna Switch 2, memastikan kompatibilitas penuh dengan konsol generasi baru Nintendo.
Menariknya, meskipun DLC Sea of Sorrow tidak disertakan langsung dalam kaset atau cakram, pemilik edisi fisik tetap bisa mengaksesnya secara gratis melalui unduhan. Langkah ini menunjukkan komitmen Team Cherry untuk tidak memecah basis pemain meski menghadirkan konten tambahan.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini menjadi angin segar meski harus bersabar hingga lebih dari dua tahun ke depan. Pasar gim Tanah Air, yang didominasi pemain PC dan konsol genggam, kerap kesulitan mendapatkan edisi fisik gim indie. Kehadiran Fangamer sebagai distributor global membuka peluang bagi toko ritel lokal untuk mengimpor edisi ini, meski dengan harga yang mungkin lebih tinggi akibat bea masuk dan ongkos kirim.
Edisi fisik Hollow Knight: Silksong tidak hanya menjadi barang koleksi, tetapi juga strategi bisnis untuk menjangkau segmen pemain yang masih mengutamakan kepemilikan fisik. Dengan jarak setahun dari rilis digital, Team Cherry memberi waktu bagi gim untuk membangun buzz sebelum merilis versi kotak. Pertanyaannya, akankah strategi serupa diadopsi oleh pengembang indie lain di masa depan?



