Microsoft Bayar Rp3,9 Triliun untuk Hentikan Gugatan Akuisisi Activision Blizzard
Baca dalam 60 detik
- Microsoft setuju membayar $250 juta untuk menyelesaikan gugatan pemegang saham Activision Blizzard yang menilai harga akuisisi terlalu rendah.
- Gugatan diajukan oleh dana pensiun Swedia Sjunde AP-Fonden yang mewakili pemegang saham, menuduh CEO Bobby Kotick melanggar kewajiban fidusia demi keuntungan pribadi.
- Penyelesaian ini mengakhiri sengketa hukum yang berlangsung sejak akuisisi senilai $68,7 miliar rampung pada 2023.

Microsoft resmi menyetujui pembayaran sebesar $250 juta atau sekitar Rp3,9 triliun untuk menyelesaikan gugatan hukum terkait akuisisi Activision Blizzard. Langkah ini diambil dua setengah tahun setelah kesepakatan senilai $68,7 miliar tersebut rampung pada Oktober 2023.
Gugatan diajukan oleh Sjunde AP-Fonden, dana pensiun asal Swedia yang mewakili sejumlah pemegang saham Activision Blizzard. Mereka menuding mantan eksekutif perusahaan, termasuk CEO Bobby Kotick, telah melanggar kewajiban fidusia dengan menyetujui harga jual $95 per saham. Menurut penggugat, Kotick terburu-buru menyelesaikan transaksi demi mempertahankan posisinya dan mengamankan paket pesangon senilai $400 juta.
Keputusan Microsoft untuk menyelesaikan kasus di luar pengadilan mencerminkan strategi perusahaan dalam mengurangi ketidakpastian hukum pasca-akuisisi. Langkah serupa juga dilakukan raksasa teknologi lain dalam menghadapi gugatan pemegang saham yang menentang harga akuisisi.
Bagi industri game, penyelesaian ini memberikan kepastian bahwa integrasi Activision Blizzard ke dalam ekosistem Microsoft dapat berjalan tanpa gangguan hukum lebih lanjut. Namun, kasus ini juga menjadi pengingat bahwa pemegang saham minoritas memiliki daya tawar signifikan dalam transaksi korporasi besar.
Ke depan, Microsoft diharapkan lebih transparan dalam proses akuisisi untuk meminimalkan potensi gugatan serupa. Sementara itu, Kotick yang telah meninggalkan Activision Blizzard pada awal 2024 tidak terlibat langsung dalam penyelesaian ini.


