Kejutan di Roland Garros: Medvedev Tersingkir, Norrie Mundur karena Cedera
Baca dalam 60 detik
- Petenis Inggris Cam Norrie mundur di babak pertama Prancis Terbuka setelah tertinggal satu set dan satu break akibat cedera tulang rusuk.
- Unggulan kelima Daniil Medvedev kalah dalam lima set dari pemain wildcard Australia peringkat 97, Adam Walton.
- Remaja Prancis Moïse Kouamé (17 tahun) mencatat sejarah sebagai pemain kelahiran 2008 pertama yang memenangi pertandingan Grand Slam.

Prancis Terbuka 2025 diwarnai sejumlah kejutan di hari pertama. Unggulan kelima Daniil Medvedev harus mengakui keunggulan pemain wildcard Australia, Adam Walton, dalam pertarungan lima set yang menegangkan. Sementara itu, petenis Inggris Cam Norrie memutuskan mundur karena cedera saat menghadapi Adolfo Daniel Vallejo dari Paraguay.
Walton, yang menempati peringkat 97 dunia, mengalahkan Medvedev dengan skor 6-2, 1-6, 6-1, 1-6, 6-4. Kemenangan ini menjadi yang kedua kalinya bagi Walton atas Medvedev setelah sebelumnya ia sukses di Cincinnati tahun lalu. "Ini luar biasa. Saya tahu saya bisa melakukannya dan saya percaya diri. Saya sangat senang dengan penampilan saya," ujar Walton dalam wawancara di lapangan. Ia mengakui pertandingan penuh pasang surut dan bangga bisa bangkit dari ketertinggalan di set kelima.
Di sisi lain, Norrie yang diunggulkan di posisi 20 dan diketahui mengalami cedera tulang rusuk, gagal memanfaatkan empat peluang set point di set pertama. Ia kalah dalam tie-break 9-7, dan hanya bertahan dua game lagi di set kedua sebelum memutuskan berjabat tangan saat tertinggal 2-0. Keputusan ini mengakhiri partisipasinya di turnamen Grand Slam tanah liat tersebut.
Kejutan positif datang dari petenis muda Prancis, Moïse Kouamé. Remaja berusia 17 tahun itu mengalahkan mantan juara AS Terbuka Marin Cilic dengan skor 7-6(4), 6-2, 6-1. Kemenangan ini menjadikannya pemain pertama kelahiran 2008 atau setelahnya yang memenangi pertandingan Grand Slam. Penonton di Court Simonne-Mathieu bersorak sorai meneriakkan namanya. "Tidak mudah untuk tetap fokus tanpa memikirkan skor. Ini tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan besar dari kalian," kata Kouamé yang pada Maret lalu menjadi pemenang termuda di Miami Masters.
Sementara itu, Stefanos Tsitsipas, runner-up 2021, diuntungkan oleh cedera lawannya Alexandre Muller yang mundur saat tertinggal 6-2, 3-0. Muller menangis saat meninggalkan lapangan dan kemudian mengungkapkan cedera betis kanan, tiga bulan setelah cedera betis kiri.
Prancis Terbuka tahun ini kembali membuktikan bahwa tidak ada yang pasti di dunia tenis. Kejutan seperti yang ditorehkan Walton dan Kouamé menjadi bukti bahwa persaingan semakin ketat, dan para pemain non-unggulan mampu memberikan perlawanan sengit. Kedepannya, performa para pemain muda ini patut dinantikan di babak-babak selanjutnya.



