PSIM Yogya Pertahankan Van Gastel: Sentuhan Eropa dan Kecintaan pada Kota Gudeg
Baca dalam 60 detik
- Manajemen PSIM Yogyakarta resmi memperpanjang kontrak pelatih Jean-Paul van Gastel untuk musim 2026/2027 setelah sukses membawa tim promosi finis di peringkat ke-11 BRI Super League.
- Van Gastel mengaku keputusan bertahan didorong oleh ikatan emosional dengan klub, atmosfer kota Yogyakarta, serta dukungan suporter yang dinilai sebagai paket lengkap.
- Target musim depan adalah bersaing di papan atas dengan komposisi pemain lebih kompetitif, sambil mempertahankan ciri khas permainan disiplin ala Eropa.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5425991/original/075095000_1764245229-20251126AA_PMPC_Persija_Vs_PSIM-17.jpg)
PSIM Yogyakarta memastikan masa depan kepelatihannya dengan memperpanjang kontrak Jean-Paul van Gastel untuk satu musim ke depan. Keputusan ini diumumkan pada Sabtu (23/5/2026) dan menjadi sinyal keseriusan Laskar Mataram dalam membangun fondasi jangka panjang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Van Gastel, yang mulai menukangi PSIM pada 17 Juni 2025, berhasil membawa tim promosi finis di posisi ke-11 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026. Dari 34 pertandingan, catatan 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 11 kekalahan dinilai impresif untuk tim yang baru pertama kali merasakan atmosfer liga utama.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu mengaku tidak butuh waktu lama untuk menyetujui perpanjangan kontrak. βSaya pikir klub ini memiliki jiwa. Saya juga menyukai kehidupan di luar sepak bola; Jogja benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi,β ujar mantan asisten pelatih Besiktas tersebut.
Keberhasilan Van Gastel tidak lepas dari penerapan disiplin ala Eropa yang mulai terlihat dalam permainan PSIM. Organisasi pertahanan yang solid dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang menjadi ciri khas tim musim ini. Hal ini mendapat apresiasi dari manajemen dan suporter yang setia mendukung di stadion.
Untuk musim depan, Van Gastel memasang target lebih tinggi. βMusim ini target awal kami adalah terhindar dari degradasi. Hasil tersebut menjadi pijakan awal bagus. Musim depan saya ingin tim tampil lebih kompetitif dan bersaing di papan atas,β tegasnya. Ia juga berharap dukungan suporter semakin besar karena kehadiran penonton diyakini memberikan dorongan moral tambahan.
Dengan perpanjangan kontrak ini, PSIM menunjukkan ambisi untuk tidak sekadar bertahan, tetapi juga menjadi kekuatan baru di BRI Super League. Sentuhan taktis Van Gastel dan kecintaannya pada Yogyakarta menjadi modal berharga untuk mewujudkan target tersebut.



