Prancis Terbuka 2026: Sinner Favorit Berat, Petenis Inggris Toby Samuel Curi Perhatian
Baca dalam 60 detik
- Jannik Sinner memasuki Prancis Terbuka 2026 dengan rekor 29 kemenangan beruntun dan lima gelar Masters, menjadikannya unggulan utama di Paris.
- Petenis kualifikasi Inggris Toby Samuel, yang baru pulih dari cedera, berhasil lolos ke Grand Slam pertamanya dan akan menghadapi unggulan ketujuh Alex De Minaur.
- Di sektor putri, Iga Swiatek dan Aryna Sabalenka bersaing ketat, sementara Emma Raducanu mendapat undian berat melawan spesialis tanah liat Solana Sierra.

Prancis Terbuka 2026 akan segera bergulir, dan perhatian tertuju pada Jannik Sinner yang tengah dalam performa terbaiknya. Petenis Italia itu belum terkalahkan dalam 29 pertandingan terakhir dan telah merebut lima gelar Masters secara beruntun. Tanpa Carlos Alcaraz yang cedera, Sinner menjadi favorit kuat untuk meraih gelar Grand Slam pertamanya di lapangan tanah liat Paris.
Namun, sorotan juga tertuju pada petenis kualifikasi asal Inggris, Toby Samuel. Pemuda berusia 23 tahun itu berhasil melewati tiga babak kualifikasi, termasuk mengalahkan mantan petenis top 10 dunia David Goffin. Samuel, yang sempat terpuruk akibat cedera hingga peringkatnya jatuh ke posisi 2.000 dunia pada 2024, kini berada di peringkat tertinggi kariernya, yaitu 159. Ia menjadi petenis Inggris keempat sejak 1973 yang lolos dari babak kualifikasi Roland Garros.
Di sektor putri, Emma Raducanu memulai kampanyenya melawan Solana Sierra dari Argentina. Ini akan menjadi pertemuan pertama keduanya, dan Raducanu hanya memiliki satu pertandingan tanah liat sejak pulih dari penyakit virus. Sierra sendiri baru saja merebut satu set dari Coco Gauff di Roma dan telah memainkan 16 pertandingan tanah liat tahun ini. Jika lolos, Raducanu berpotensi bertemu dengan finalis 2024, Jasmine Paolini, di ronde kedua.
Sementara itu, Novak Djokovic masih memburu gelar Grand Slam ke-25. Ia hanya memainkan satu pertandingan tanah liat musim ini, yaitu kekalahan di ronde pertamanya di Roma. Meski begitu, Djokovic optimistis dengan persiapannya. Ia akan menghadapi rintangan berat seperti Giovanni Mpetshi Perricard, Joao Fonseca, dan Casper Ruud di jalurnya menuju final.
Di sektor putri, persaingan terbuka lebar. Aryna Sabalenka, finalis tahun lalu, memiliki rekor kurang mengesankan di tanah liat musim ini, tetapi ia tetap menjadi ancaman serius. Iga Swiatek, juara bertahan empat kali, menunjukkan kepercayaan diri baru setelah berlatih di akademi Rafael Nadal dan merekrut mantan pelatih Nadal, Francis Roig. Coco Gauff, sang juara bertahan, juga patut diperhitungkan dengan rekor 8-3 di tanah liat.
Prancis Terbuka 2026 menjanjikan banyak cerita menarik: akankah Sinner tak terkalahkan? Mampukah Djokovic menambah koleksi Grand Slam-nya? Atau akankah petenis kualifikasi seperti Toby Samuel menciptakan kejutan? Semua akan terjawab saat turnamen dimulai.



