Zazzaroni Nilai Allegri Kandidat Ideal Tangani Napoli, Mancini Hampir Pasti Latih Timnas Italia
Baca dalam 60 detik
- Editor Corriere dello Sport, Ivan Zazzaroni, menyebut Massimiliano Allegri sebagai sosok paling pas menggantikan Antonio Conte di Napoli.
- Zazzaroni juga mengklaim Roberto Mancini memiliki peluang 99,9% untuk kembali menukangi Timnas Italia.
- Komentar ini muncul di tengah ketidakpastian masa depan Conte di Napoli dan kekosongan kursi pelatih Italia setelah kegagalan lolos Piala Dunia.

Ivan Zazzaroni, editor surat kabar olahraga Corriere dello Sport, memberikan pandangan tegas mengenai masa depan kursi kepelatihan Napoli dan Timnas Italia. Dalam wawancara dengan Radio KissKiss Napoli yang dikutip TuttoMercatoWeb, Zazzaroni menyebut Massimiliano Allegri sebagai kandidat utama dan sempurna untuk menggantikan Antonio Conte di Stadio Diego Armando Maradona. Sementara itu, ia meyakini Roberto Mancini hampir pasti akan kembali menangani Gli Azzurri.
“Allegri ke Napoli? Dia adalah pilihan pertama dan akan sempurna,” ujar Zazzaroni. “Saya sama sekali tidak keberatan jika Max datang ke Napoli. Untuk tim nasional, Mancini 99,9% pasti.” Pernyataan ini mencerminkan keyakinan kuat bahwa kedua sosok tersebut merupakan solusi terbaik bagi klub dan negara di tengah situasi yang belum menentu.
Komentar ini muncul pada momen krusial. Masa depan Conte di Napoli masih belum jelas meskipun ada laporan kemajuan negosiasi dengan presiden Aurelio De Laurentiis. Di sisi lain, kursi pelatih Timnas Italia kosong sejak Gennaro Gattuso gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia. Jika prediksi Zazzaroni akurat, Mancini—yang meninggalkan peran tersebut pada 2023—bisa segera kembali ke bangku cadangan.
Pandangan Zazzaroni menyoroti kebutuhan Napoli akan figur karismatik dan berpengalaman untuk mempertahankan daya saing di Serie A dan Eropa. Allegri, yang pernah membawa Juventus meraih banyak gelar, dianggap mampu mengisi peran tersebut. Sementara itu, kembalinya Mancini ke tim nasional dapat memberikan stabilitas setelah periode sulit. Kedua keputusan ini akan berdampak besar pada peta persaingan sepak bola Italia dalam beberapa musim ke depan.



