Sergio Pérez Ungkap Panduan Wisata Favorit di Mexico City: Dari Taco Hingga Kastil Bersejarah
Baca dalam 60 detik
- Pembalap Red Bull, Sergio Pérez, membagikan rekomendasi tempat favoritnya di Mexico City, mulai dari kuliner khas hingga destinasi bersejarah.
- Pérez menyoroti popularitas Formula 1 yang melonjak di Meksiko, berbeda dengan masa kecilnya ketika olahraga ini sulit diakses.
- Selain menyaksikan Grand Prix, pengunjung disarankan menjelajahi Polanco, Chapultepec Castle, dan Valle de Bravo untuk pengalaman autentik.

Sergio Pérez, pembalap Formula 1 asal Meksiko yang membela tim Red Bull, memberikan panduan eksklusif tentang tempat-tempat wajib dikunjungi di Mexico City menjelang gelaran Grand Prix Meksiko 2024. Dalam wawancara dengan BBC Travel, pria yang akrab disapa Checo ini berbagi pengalaman pribadi dan rekomendasi destinasi yang mencerminkan kekayaan budaya ibu kota.
Pérez menceritakan bahwa popularitas Formula 1 di Meksiko saat ini sangat berbeda dengan masa kecilnya. "Dulu orang biasa tidak tahu apa itu Formula 1. Bahkan menontonnya di televisi sangat sulit," ujarnya. Namun berkat kiprahnya yang gemilang—enam kemenangan Grand Prix dan 39 podium sepanjang karier—minat terhadap olahraga ini meledak. "Suasananya sekarang luar biasa. Minat masyarakat sangat besar," tambahnya.
Dalam urusan kuliner, Pérez merekomendasikan El Fogoncito, sebuah taqueria kasual di dekat Chapultepec Park. Menu favoritnya adalah gringa (bahu babi dengan keju) dan taco al pastor. Ia juga menyarankan wisatawan untuk mencoba taco dari gerobak jalanan. "Itu pengalaman yang sangat menyenangkan. Anda akan terkejut dengan biayanya yang sangat murah," katanya. Selain taco, enchilada dan pollo con mole juga masuk daftar hidangan yang patut dicoba.
Untuk pengalaman sejarah, Chapultepec Castle menjadi destinasi utama. Kastil yang dibangun pada 1785 ini pernah berfungsi sebagai akademi militer, observatorium, dan kediaman presiden sebelum menjadi Museum Sejarah Nasional. "Rasanya seperti melompat kembali ke masa lalu," ujar Pérez. Ia menekankan bahwa pengunjung pertama kali wajib mengunjungi tempat ini untuk merasakan atmosfer sejarah yang kental.
Pérez juga merekomendasikan Estadio Azteca, stadion sepak bola legendaris yang menjadi markas Club America—tim favoritnya. Stadion ini pernah menjadi tuan rumah final Piala Dunia dua kali dan menyaksikan momen ikonik seperti "Tangan Tuhan" Diego Maradona. "Atmosfernya luar biasa. Saya sering membawa anak saya saat menonton pertandingan Club America," ceritanya. Menurut Pérez, sepak bola menjadi topik ringan yang sering dibahas di antara para pembalap F1.
Kawasan Polanco menjadi favorit Pérez untuk bersantai dan berbelanja. Di sana terdapat Museo Soumaya yang menyimpan koleksi seni keluarga Slim, termasuk karya Rodin dan Dalí. Setelah menikmati budaya, pengunjung bisa mencicipi koktail khas seperti Patron Silver tequila atau paloma margarita. "Ada terlalu banyak pesta pada Minggu malam di Mexico City," keluh Pérez tentang kemeriahan setelah Grand Prix.
Bagi yang ingin melarikan diri dari hiruk-pikuk kota, Valle de Bravo—sekitar dua jam di barat daya Mexico City—menawarkan suasana pedesaan dengan danau dan hutan pinus. Pérez juga merekomendasikan lapangan golf di Nuevo Nayarit, Punta Mita, dan Cabo bagi para penggemar olahraga ini. "Ada banyak lapangan golf hebat di Meksiko," pungkasnya.



