Khloé Kardashian Menyesal Keputusan Declawing Kucing, Akui Hewan Peliharaannya Menderita
Baca dalam 60 detik
- Khloé Kardashian mengaku menyesal telah mendeklaw kucingnya setelah mendapat saran keliru, membuat kedua kucingnya tidak bisa bebas berkeliaran karena kehilangan alat pertahanan.
- Keputusan tersebut berdampak pada kesejahteraan hewan, di mana kucing-kucingnya kini harus dipantau ketat menggunakan AirTag dan dilarang mendekati pintu.
- Kasus ini menyoroti praktik declawing yang sudah dilarang di beberapa negara bagian AS, termasuk California, kecuali untuk alasan medis.

Khloé Kardashian, bintang reality show berusia 41 tahun, mengungkapkan penyesalan mendalam atas keputusannya mendeklaw kedua kucing peliharaannya. Dalam podcast Khloe In Wonder Land, ia mengaku mendapat informasi yang salah dan kini menyadari tindakan itu membuat kucing-kucingnya menderita.
Prosedur declawing, yang melibatkan amputasi tulang jari kaki ketiga dan cakar kucing, membuat hewan tersebut kehilangan kemampuan alami untuk mempertahankan diri. Akibatnya, Kardashian sangat membatasi pergerakan kucingnya—mereka bahkan tidak diizinkan mendekati pintu dan harus memakai AirTag untuk pemantauan. “Saya merasa sangat, sangat buruk karena keputusan ini. Saya pikir itulah mengapa kucing saya menderita, dan itu karena ulah saya,” ujarnya.
Kardashian pertama kali mengadopsi Grey Kitty pada November 2022, dan 18 bulan kemudian menambah Baby Kitty sebagai hadiah ulang tahun untuk putrinya, True. Namun, kehadiran kucing kedua justru memicu konflik. Grey Kitty mulai buang air di tempat tidur sebagai protes, dan Baby Kitty meniru perilaku tersebut. Kardashian bahkan harus memasang kamera untuk mengetahui kucing mana yang bertanggung jawab. “Dokter hewan dan peternak bilang mereka belum pernah melihat kucing melakukan ini selama ini. Saya sudah diberi semua saran, tapi jika dia tidak bahagia, saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya seperti berada di sirkus hewan,” keluhnya.
Kasus ini menyoroti pentingnya edukasi sebelum memutuskan prosedur invasif pada hewan peliharaan. Banyak ahli menyarankan alternatif seperti pemotongan kuku rutin atau penggunaan penutup cakar. Keputusan Kardashian menjadi pengingat bahwa kesejahteraan hewan harus menjadi prioritas utama, dan pemilik hewan perlu mencari informasi dari sumber terpercaya sebelum mengambil tindakan drastis.
Ke depan, pengalaman ini diharapkan mendorong lebih banyak pemilik hewan untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang dari declawing. Dengan meningkatnya kesadaran dan regulasi, praktik ini mungkin akan semakin ditinggalkan demi kehidupan yang lebih baik bagi kucing peliharaan.



