Mercedes Bawa Upgrade Besar ke Montreal, Russell Siap Bangkit
Baca dalam 60 detik
- George Russell mengaku tak panik meski tertinggal 20 poin dari rekan setimnya yang memuncaki klasemen.
- Mercedes menghadirkan paket upgrade pertama musim ini di GP Kanada, setelah rival seperti McLaren dan Ferrari lebih dulu melakukannya.
- Start yang buruk masih menjadi kelemahan utama Mercedes, namun sirkuit Montreal dinilai lebih cocok dengan karakter mobil mereka.
George Russell menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk panik menjelang Grand Prix Kanada akhir pekan ini, meskipun rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, tengah dalam performa gemilang dan berpeluang meraih kemenangan keempat secara beruntun. Pebalap asal Inggris itu tiba di Sirkuit Gilles Villeneuve dengan defisit 20 poin dari puncak klasemen, namun ia memilih untuk tetap tenang dan fokus pada proses.
Mercedes akhirnya membawa upgrade besar pertama mereka musim ini setelah McLaren dan Ferrari lebih dulu memperkenalkan pengembangan di Miami. Russell mengaku optimistis dengan data awal yang menjanjikan, meskipun ia sadar bahwa performa di lintasan bisa berbeda. “Angka-angka kami terlihat cukup menjanjikan, tapi sampai kami benar-benar menjalankannya di trek, selalu ada ketidakpastian,” ujarnya.
Salah satu titik lemah yang masih menjadi perhatian utama tim pabrikan Jerman tersebut adalah start balapan. Russell mengakui bahwa peluncuran mobil dari posisi diam masih menjadi kelemahan terbesar mereka, dan perbaikan signifikan tidak akan terjadi dalam waktu singkat. “Start adalah fokus besar kami karena itu jelas titik terlemah kami. Kami tahu dalam jangka pendek akan sulit membuat kemajuan besar,” tambahnya.
Meski demikian, Mercedes menilai bahwa sirkuit Montreal bisa menjadi panggung yang lebih baik bagi mobil mereka dibandingkan Miami. Russell mencatat bahwa dalam dua tahun terakhir, trek ini lebih sesuai dengan karakter mobil Mercedes. “Dua tahun terakhir trek ini lebih cocok dengan mobil kami. Itu tidak menjamin kami akan menang lagi tahun ini, tapi ini trek yang saya sukai alurnya,” katanya.
Sementara itu, Kimi Antonelli yang baru berusia 19 tahun tiba di Kanada sebagai pemimpin klasemen setelah awal musim yang mengejutkan. Pebalap Italia itu berpeluang bergabung dengan Fernando Alonso, Lewis Hamilton, dan Max Verstappen sebagai satu-satunya pebalap aktif yang pernah meraih empat kemenangan beruntun. “Saya benar-benar tidak menyangka akan memulai musim sekuat ini, tapi saya tidak mengeluh,” ujar Antonelli. Ia menegaskan bahwa ia mencoba untuk tidak terlalu memikirkan gelar juara dan lebih fokus pada setiap balapan.
“Saya hanya mencoba fokus balapan demi balapan, tidak memikirkan kejuaraan dan hal semacam itu. Tapi tentu saja, saya sangat sadar dengan posisi saya sekarang.” — Kimi Antonelli
Dengan dinamika internal yang menarik di Mercedes, GP Kanada diprediksi akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua pebalap. Russell ingin bangkit setelah start yang kurang impresif, sementara Antonelli berusaha mempertahankan momentum. Persaingan di dalam garasi sendiri bisa menjadi cerita menarik sepanjang musim.



