Milly Alcock Ungkap Trik Sederhana untuk Lepas dari Jeratan Doomscrolling
Baca dalam 60 detik
- Aktris Supergirl, Milly Alcock, membagikan metode uniknya untuk menghentikan kebiasaan doomscrolling dengan pergi ke kafe dan membaca sendirian.
- Langkah ini dinilai efektif untuk mengalihkan perhatian dari komentar negatif di media sosial yang kerap memperkuat keraguan diri.
- Pengalaman Alcock menyoroti tantangan generasi Z dalam menjaga kesehatan mental di tengah budaya digital yang serba cepat.

Milly Alcock, aktris yang memerankan Supergirl dalam film terbaru DC, baru-baru ini mengungkapkan cara sederhana namun efektif untuk menghentikan kebiasaan doomscrolling—kecenderungan terus-menerus menggulir berita buruk di ponsel. Dalam wawancara dengan Variety, ia mengaku kerap kesulitan melepaskan diri dari unggahan negatif di media sosial, sehingga ia menciptakan ritual khusus: pergi ke kafe, duduk, dan membaca buku sendirian.
Menurut Alcock, aktivitas tersebut membantunya untuk kembali menjadi "partisipan dalam kehidupan nyata" dan mengurangi ketergantungan pada gawai. Ia menyadari bahwa komentar daring sering kali memperkuat keyakinan negatif tentang diri sendiri. "Kadang orang memperkuat keyakinan yang Anda miliki tentang diri Anda, dan Anda berpikir, 'Sekarang seseorang mengatakannya! Itu benar!' Padahal tidak," ujarnya. Dengan mengamati orang-orang di sekitarnya dan membaca, ia merasa lebih terhubung dengan realitas.
Pengalaman Alcock tidak berhenti pada kebiasaan pribadi. Sebelumnya, ia menjadi pusat perdebatan daring setelah mengomentari perlakuan terhadap perempuan di media sosial dalam wawancara dengan Vanity Fair. Saat itu, ia menyatakan bahwa "sekadar eksis sebagai perempuan di ruang itu sudah menjadi bahan komentar. Kita sudah sangat nyaman memiliki kepemilikan aneh atas tubuh perempuan." Pernyataan ini memicu reaksi keras, yang kemudian ditanggapi Alcock dengan tenang. "Saya bahkan tidak mengatakan 'laki-laki'—saya bilang 'orang-orang!' Dan mereka marah. Saya seperti, 'Kamu membuktikan maksud saya!'", katanya. Ia menambahkan bahwa banyak komentar berasal dari akun tanpa foto profil atau akun palsu, yang justru menggelikan baginya.
"Jika Anda membuat marah orang-orang yang tepat, Anda sudah berada di jalur yang benar." — Milly Alcock
Di balik layar, Alcock juga menghadapi ketakutan besar setelah masa-masa sulit pasca-membintangi House of the Dragon dan Sirens. Ia mengaku sempat ketakutan kariernya berakhir di usia 22 tahun. Namun, ketika tawaran memerankan Supergirl datang, ia memutuskan untuk mengambil risiko meskipun ada rasa cemas. "Saya memaksa diri sendiri... Tentu saya takut. Tentu saya ingin orang menyukai saya dan film ini. Tapi pada akhirnya, itu di luar kendali saya," ungkapnya.
Langkah Alcock untuk keluar dari lingkaran doomscrolling dan menghadapi tekanan publik menunjukkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di era digital. Bagi generasi muda yang tumbuh dengan media sosial, trik sederhana seperti duduk di kafe dan membaca bisa menjadi alternatif untuk mengurangi dampak negatif dari konsumsi informasi yang berlebihan.



