Gugatan Hukum Siri Senilai $250 Juta: Pengguna iPhone 17 Dilaporkan Tidak Masuk dalam Kriteria Klaim
Baca dalam 60 detik
- Apple menyelesaikan gugatan privasi Siri senilai $250 juta terkait rekaman suara ilegal.
- Pengguna iPhone 17 tidak berhak atas klaim karena perangkat tersebut dirilis di luar periode sengketa.
- Gugatan ini berkaitan dengan praktik lama Apple sebelum mereka memberikan opsi kontrol privasi suara kepada pengguna.

Apple dikabarkan tengah menghadapi penyelesaian gugatan hukum class action senilai $250 juta terkait masalah privasi pada asisten virtual Siri. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa pengguna perangkat terbaru, termasuk iPhone 17, kemungkinan besar tidak memenuhi syarat untuk menerima kompensasi tersebut.
Detail Gugatan dan Kriteria:
- Subjek Hukum: Gugatan ini berfokus pada rekaman suara pengguna yang dilakukan oleh Siri tanpa izin eksplisit melalui fitur "Hey Siri" pada masa lalu.
- Pembatasan Waktu: Kompensasi ini hanya ditujukan bagi pengguna yang memiliki perangkat Apple dalam rentang waktu tertentu sebelum perubahan kebijakan privasi besar-besaran dilakukan Apple.
- Status iPhone 17: Karena iPhone 17 dirilis setelah periode yang dipermasalahkan dalam gugatan tersebut, penggunanya secara otomatis tidak masuk dalam daftar penerima klaim.
Latar Belakang Masalah Privasi
Kasus ini bermula dari temuan bahwa kontraktor Apple mendengarkan rekaman Siri yang tidak sengaja terpicu untuk tujuan peningkatan kualitas layanan.
| Aspek Kasus | Keterangan |
|---|---|
| Total Dana | $250 Juta (sebelum dipotong biaya hukum dan administrasi). |
| Penyebab | Pelanggaran privasi akibat perekaman suara yang tidak disengaja oleh perangkat. |
| Tindakan Apple | Telah memperbarui sistem agar pengguna bisa memilih (opt-in) untuk berbagi rekaman audio. |
"Meskipun angka penyelesaiannya terlihat besar, pembagian untuk setiap individu mungkin akan kecil, dan pengguna perangkat generasi terbaru harus menerima kenyataan bahwa mereka tidak termasuk dalam cakupan periode klaim," tulis laporan dari ExtremeTech.
Keputusan ini menegaskan bahwa meskipun teknologi Apple terus berkembang, masalah hukum dari kebijakan masa lalu masih terus membayangi perusahaan. Pengguna disarankan untuk memeriksa tanggal pembelian perangkat dan periode aktivitas Siri mereka untuk melihat apakah mereka berhak mengajukan klaim sebelum batas waktu berakhir.



