Guillermo del Toro Terima BFI Fellowship: Cate Blanchett Serahkan Penghargaan Tertinggi Perfilman Inggris
Baca dalam 60 detik
- Guillermo del Toro menerima gelar BFI Fellowship yang diserahkan oleh Cate Blanchett di London.
- Sepanjang Mei 2026, BFI mengadakan rangkaian acara khusus termasuk pemutaran film-film del Toro dan sesi diskusi.
- Film debutnya, Cronos, akan dirilis ulang di bioskop dalam format 4K mulai 15 Mei 2026.

Sutradara legendaris asal Meksiko, Guillermo del Toro, resmi menerima penghargaan tertinggi dari British Film Institute (BFI), yaitu BFI Fellowship. Penghargaan ini diberikan dalam acara tahunan BFI Chair’s Dinner yang diadakan di Rosewood London sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasanya dalam seni film global.
Momen Penganugerahan:
- Penyerah Penghargaan: Gelar tersebut diserahkan oleh aktris pemenang Academy Award, Cate Blanchett, yang juga merupakan bintang dalam film karya del Toro, Nightmare Alley dan Pinocchio.
- Kesan Del Toro: Ia mengungkapkan rasa cintanya pada perfilman Inggris dan memuji BFI sebagai penjaga film sebagai sebuah bentuk seni di tengah zaman yang menganggap budaya tidak penting.
- Tamu Undangan: Acara dihadiri oleh tokoh-tokoh besar industri film seperti J.J. Abrams, Simon Pegg, Edgar Wright, dan Rian Johnson.
Rangkaian Perayaan Sepanjang Mei 2026
Pemberian gelar Fellowship ini merupakan bagian dari perayaan besar BFI terhadap karya-karya del Toro sepanjang bulan Mei.
| Agenda | Keterangan |
|---|---|
| Career Conversation | Diskusi publik di BFI Southbank pada Jumat, 8 Mei 2026. |
| Rilis Ulang 'Cronos' (1992) | Film debutnya yang telah diremaster dalam kualitas 4K akan tayang di bioskop UK mulai 15 Mei 2026. |
| Masterclass | Pemberian bimbingan kepada sineas muda dari BFI Film Academy. |
"Guillermo del Toro menawarkan visi tentang apa yang harus kita waspadai, sambil mengingatkan kita tentang apa yang harus kita perjuangkan – cinta, keindahan, kehidupan spiritual, dan sentuhan tangan manusia," puji Cate Blanchett.
Hubungan del Toro dengan BFI sudah terjalin lama sejak ia masih menjadi seorang proyektor muda di Meksiko yang sering meminjam cetakan film dari BFI National Archive. Melalui penghargaan ini, BFI mengakui del Toro sebagai "mercusuar keunggulan kreatif" yang tetap teguh pada visinya dalam menggabungkan elemen fantasi dengan sejarah serta horor dengan ketidakadilan sosial.



