Denuvo Dikonfirmasi Hadir di 007 First Light Versi PC, Kekhawatiran Performa Kembali Mengemuka
Baca dalam 60 detik
- 007 First Light akan menyertakan perlindungan anti-pembajakan Denuvo pada versi PC, terdeteksi melalui SteamDB pada 21 Mei.
- Langkah ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan gamer karena Denuvo kerap dikaitkan dengan penurunan performa pada game single-player.
- Sementara itu, edisi fisik konsol sudah beredar dan dapat dimainkan tanpa pembaruan, memicu peringatan akan potensi spoiler.

Kurang dari sepekan menjelang perilisan resmi 007 First Light pada 27 Mei (atau 26 Mei melalui akses awal), kabar baru muncul terkait versi PC game tersebut. Berdasarkan data SteamDB, perlindungan anti-pembajakan Denuvo telah ditambahkan ke dalam game pada 21 Mei. Langkah ini, meski lazim di industri, kerap menuai kritik karena dampaknya terhadap performa permainan.
Denuvo dikenal sebagai teknologi yang dirancang untuk menghambat pembajakan, namun sering dituding menyebabkan penurunan frame rate dan waktu loading yang lebih lama, terutama pada game single-player. Kehadirannya di 007 First Light β sebuah judul aksi-petualangan pemain tunggal β dipastikan akan kembali memicu perdebatan di komunitas gamer. Sebagian pengguna menilai perlindungan semacam ini justru merugikan konsumen yang sah.
Di sisi lain, sejumlah pemain telah menerima edisi fisik konsol lebih awal. Sebuah unggahan di media sosial menunjukkan bahwa game tersebut dapat dijalankan tanpa perlu mengunduh pembaruan apa pun, dan berfungsi secara penuh dalam mode offline. Meski demikian, pengguna tersebut mengingatkan bahwa tidak semua level mungkin tersimpan di dalam cakram, mirip dengan kasus game Hitman di PS5. Situasi ini membuka celah potensial penyebaran spoiler di forum dan platform media sosial.
Keputusan menyertakan Denuvo pada versi PC menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan antara perlindungan hak cipta dan pengalaman pengguna. Sementara pengembang berupaya mengamankan pendapatan dari pembajakan, para pemain berharap agar performa game tidak dikorbankan. Ke depannya, transparansi mengenai dampak teknis dari perlindungan semacam ini akan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan konsumen.



