Geram Diisukan Meninggal Dunia akibat Kecelakaan, Dewi Perssik Berencana Lapor Polisi
Baca dalam 60 detik
- Dewi Perssik geram diisukan meninggal dunia akibat kecelakaan mobil oleh 16 akun media sosial.
- Para pelaku melakukan siaran langsung selama tiga hari dan bahkan menghina Dewi Perssik saat ia hadir untuk klarifikasi.
- Dewi Perssik telah mengumpulkan bukti rekaman dan berencana segera melaporkan kasus ini ke polisi.

Penyanyi dangdut Dewi Perssik menyatakan kegeramannya setelah menjadi korban kabar bohong atau hoaks yang menyebut dirinya telah meninggal dunia. Sejumlah akun media sosial secara terkoordinasi menyebarkan narasi palsu mengenai kronologi kematian sang penyanyi yang diklaim akibat kecelakaan mobil parah.
Detail Aksi Pelaku dan Dampaknya:
- Siaran Langsung Massal: Sekitar 16 akun media sosial melakukan siaran langsung (live) secara bergantian selama tiga hari berturut-turut untuk membahas kematian palsu Dewi Perssik.
- Manipulasi Konten: Para pelaku menampilkan foto Dewi Perssik disertai tulisan bernuansa duka dan narasi kerusakan kendaraan yang cukup parah.
- Hinaan Terhadap Korban: Saat Dewi Perssik mencoba masuk ke dalam salah satu siaran langsung untuk klarifikasi, ia justru dihina dengan sebutan makhluk halus oleh para pelaku.
- Kondisi Sebenarnya: Dewi Perssik menegaskan bahwa dirinya saat ini dalam kondisi sehat wal afiat.
Langkah Hukum yang Diambil
Merasa perlakuan para pemilik akun tersebut sudah melampaui batas kesabarannya, Dewi Perssik mulai menyiapkan langkah hukum.
| Tindakan | Detail Langkah |
|---|---|
| Pengumpulan Bukti | Merekam aktivitas siaran langsung dari ke-16 akun yang terlibat sebagai bukti laporan. |
| Laporan Polisi | Berencana melaporkan para pelaku ke pihak kepolisian dalam waktu dekat. |
| Penggabungan Kasus | Laporan ini akan disatukan dengan kasus manipulasi data di Facebook yang sedang ia tangani. |
"Beberapa akun live secara massal ngomongin kronologi meninggalnya saya... Aku tuh satu kali, dua kali, tiga kali sudah aku diemin. Sampai dibilang meninggal," ujar Dewi Perssik saat ditemui di Jakarta Selatan.
Kasus ini menjadi sorotan karena koordinasi antar akun yang secara sengaja mengatur waktu siaran agar informasi hoaks tersebut terus berputar di media sosial, sehingga merugikan reputasi dan kenyamanan sang artis.



