Foto Lokasi Syuting 'Elden Ring' Beri Petunjuk Perubahan Besar pada Karakter Penting
Baca dalam 60 detik
- Adaptasi film live-action Elden Ring garapan sutradara Alex Garland dan studio A24 saat ini sedang diproduksi, dengan anggaran fantastis yang dikabarkan melebihi $100 juta.
- Bocoran foto lokasi syuting mengungkap set ikonis seperti Leyndell dan Stormveil, serta kehadiran Emma Laird yang akan memerankan Ratu Marika.
- Berdasarkan bocoran tersebut, film ini diprediksi akan mengambil latar waktu sebelum peristiwa "The Shattering", menghidupkan kembali keluarga kerajaan sebagai manusia utuh dengan intrik politik yang rumit layaknya Game of Thrones.

Masa keemasan bagi para penggemar FromSoftware tampaknya sedang berlangsung. Selain menyiapkan game eksklusif Nintendo Switch 2 bertajuk The Duskbloods dan adaptasi animasi Bloodborne, dunia epik Elden Ring juga akan segera dihidupkan ke layar lebar melalui adaptasi film live-action resmi.
Fakta Kunci Film 'Elden Ring':
- Tim Produksi Raksasa: Disutradarai oleh Alex Garland (Ex Machina) dan diproduksi bersama oleh A24, Bandai Namco Filmworks, serta melibatkan sang arsitek cerita, George R.R. Martin.
- Anggaran Fantastis: Proyek ini dikabarkan menjadi film termahal A24 sepanjang sejarah dengan rumor anggaran produksi mencapai lebih dari $100 juta.
- Jadwal Rilis: Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada tanggal 3 Maret 2028.
Awalnya, banyak yang skeptis tentang bagaimana adaptasi game ini akan berjalan, mengingat Elden Ring sangat bergantung pada penceritaan lingkungan (environmental storytelling) ketimbang sinematik tradisional. Namun, bocoran foto dari lokasi syuting di London baru-baru ini memberikan gambaran yang lebih jelas, mengungkap lokasi ikonis seperti ibu kota kerajaan Leyndell, Kastil Stormveil, dan Akademi Raya Lucaria.
Latar Waktu dan Potensi Plot Prequel
Bocoran foto tersebut juga mengungkap karakter utama seperti Loathsome Dung Eater dan Ratu Marika (diperankan oleh Emma Laird). Kehadiran Ratu Marika dalam wujud aslinya memberikan petunjuk krusial mengenai arah cerita film ini:
| Elemen Cerita | Perbandingan Game vs. Film |
|---|---|
| Latar Waktu (Garis Waktu) | Dalam game, pemain tiba jauh setelah peristiwa "The Shattering" (kehancuran cincin). Film ini diprediksi berlatar sebelum menghilangnya sang Ratu, mengeksplorasi masa kejayaan The Lands Between. |
| Status Karakter | Alih-alih cangkang kosong atau monster korup yang harus dikalahkan (seperti di game), film ini berpotensi menampilkan Marika dan anak-anak manusianya sebagai karakter yang hidup dengan hasrat, tujuan, dan agenda politik rahasia. |
| Peristiwa Kunci | Membuka peluang bagi film untuk secara langsung memperlihatkan insiden berdarah Night of Black Knives—pembunuhan anak kesayangan Marika, Godwyn the Golden, yang menjadi katalis utama kehancuran Elden Ring. |
"Ada sesuatu yang sangat menarik tentang kemungkinan bahwa film ini mungkin menyajikan Marika, keturunannya, dan istana kerajaannya sebagai karakter nyata yang bernapas... Jika dilakukan dengan benar, pembangunan dunia dan karakterisasi Elden Ring dapat menjadi hidup dengan kerumitan kaya yang sama seperti Game of Thrones," analisis dari laporan Inverse.
Dengan petunjuk bahwa sutradara Alex Garland akan memberikan kejelasan pada ambiguitas cerita aslinya, para penggemar kini dapat menantikan pengalaman menjelajahi The Lands Between dari sudut pandang yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.



