Bungie Hentikan Pengembangan Destiny 2, PHK Massal Dikabarkan Mengintai
Baca dalam 60 detik
- Bungie menghentikan produksi konten baru untuk Destiny 2 per 9 Juni, beralih fokus ke proyek masa depan.
- Laporan Bloomberg menyebutkan studio hanya akan mengandalkan Marathon dalam jangka pendek, dengan sejumlah karyawan sudah dipindahkan ke game PvP tersebut.
- PHK dalam jumlah signifikan direncanakan karena tidak ada proyek baru selain Marathon yang disetujui, termasuk Destiny 3.

Bungie secara resmi mengumumkan penghentian pengembangan konten baru untuk Destiny 2 mulai 9 Juni mendatang. Langkah ini menandai berakhirnya era panjang bagi studio asal Amerika Serikat tersebut, yang kini akan memusatkan sumber daya pada proyek-proyek masa depan. Keputusan ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis pekan ini, namun di baliknya tersimpan kabar kurang menggembirakan bagi para karyawan.
Menurut laporan Bloomberg, Bungie akan mengarahkan seluruh perhatiannya pada Marathon, sebuah game PvP yang dirilis pada Maret lalu. Sejumlah besar pengembang dilaporkan telah dipindahkan ke tim Marathon, meninggalkan Destiny 2 tanpa dukungan berarti. Lebih lanjut, laporan tersebut menyebutkan bahwa tidak ada proyek baru lain yang sedang dalam tahap produksi selain Marathon. Destiny 3 pun tidak masuk dalam agenda, dan belum ada proyek lain yang mendapat persetujuan.
Keputusan ini menyoroti tantangan yang dihadapi Bungie pasca pemisahan dari Activision dan akuisisi oleh Sony Interactive Entertainment pada 2022. Meskipun memiliki dukungan finansial dari Sony, Bungie tampaknya masih bergulat dengan efisiensi operasional dan fokus portofolio. Penghentian Destiny 2 yang selama ini menjadi tulang punggung pendapatan menunjukkan pergeseran strategi menuju judul baru yang lebih kompetitif.
Para analis industri menilai langkah ini sebagai respons terhadap tekanan pasar game live-service yang semakin ketat. Destiny 2 yang telah berjalan selama hampir satu dekade mungkin tidak lagi memberikan keuntungan optimal dibandingkan biaya pengembangannya. Fokus pada Marathon diharapkan dapat menghadirkan model bisnis yang lebih berkelanjutan, meskipun risiko PHK massal dapat memicu keresahan di kalangan pengembang.
βIni adalah keputusan sulit yang diperlukan untuk masa depan Bungie,β demikian pernyataan resmi studio, tanpa menyebutkan secara spesifik rencana PHK.
Ke depan, Bungie perlu memastikan transisi yang mulus bagi para pemain Destiny 2 yang setia, sambil menjaga moral tim yang tersisa. Tanpa proyek baru yang jelas selain Marathon, masa depan studio ini bergantung pada kesuksesan game tersebut. Jika Marathon gagal menarik basis pemain yang cukup, bukan tidak mungkin Bungie akan menghadapi restrukturisasi lebih lanjut.



