Terungkapnya Penyebab Kematian Tragis Celeste Rivas Hernandez dalam Kasus Pembunuhan yang Melibatkan Penyanyi D4vd
Baca dalam 60 detik
- Hasil autopsi memastikan bahwa kematian Celeste Rivas Hernandez (14) adalah pembunuhan yang disebabkan oleh luka tembus ganda dan mutilasi brutal pada bagian tubuhnya.
- Laporan toksikologi menunjukkan adanya kandungan alkohol serta dugaan kuat keberadaan benzodiazepin, metamfetamin, dan MDMA di dalam sistem tubuh remaja tersebut.
- Penyanyi D4vd (David Burke) telah didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama, tindakan cabul pada anak, dan mutilasi mayat setelah jenazah korban ditemukan di bagasi mobilnya. Saat ini, ia mengaku tidak bersalah.

Penyebab kematian Celeste Rivas Hernandez (14) akhirnya diumumkan ke publik, dua hari setelah penyanyi D4vd secara resmi didakwa atas pembunuhannya. Hasil autopsi dari Kantor Pemeriksa Medis (Medical Examiner) Los Angeles County mengonfirmasi bahwa kematian tragis remaja tersebut adalah sebuah pembunuhan.
Fakta Kunci Kasus Kematian Celeste Rivas Hernandez:
- Penemuan Mengerikan: Jenazah Rivas yang telah dimutilasi ditemukan di dalam dua tas terpisah di bagasi mobil milik penyanyi D4vd pada 8 September 2025, tepat sehari setelah ulang tahun korban yang ke-15.
- Penyebab Kematian: Korban meninggal akibat "luka tembus ganda (multiple penetrating injuries) yang disebabkan oleh suatu benda atau beberapa benda."
- Tuntutan Hukum: D4vd (bernama asli David Burke) didakwa atas pembunuhan tingkat pertama, tindakan cabul dengan individu di bawah usia 14 tahun, serta memutilasi mayat. Hingga kini, ia menyatakan tidak bersalah.
Laporan pemeriksa medis yang diperoleh oleh majalah People merinci kebrutalan yang dialami korban. Rivas menderita "dua luka tembus di batang tubuh (torso)", serta "mutilasi bilateral pada ekstremitas atas dan bawah, ditambah beberapa cacat kulit tambahan".
Hasil Toksikologi dan Lini Masa Pemeriksaan
Selain luka fisik yang sangat parah, laporan toksikologi juga mengungkap adanya zat-zat terlarang dalam sistem tubuh korban saat kejadian. Berikut rincian medis dan kronologi waktu pemeriksaan dalam kasus ini:
| Kategori Laporan | Detail Temuan / Keterangan |
|---|---|
| Hasil Toksikologi | Ditemukan kandungan alkohol dalam sistem tubuhnya. Selain itu, hasil skrining awal obat-obatan menunjukkan "positif praduga" (presumptive positive) untuk zat benzodiazepin, metamfetamin, dan MDMA. |
| Lini Masa Autopsi | Pemeriksaan jasad pertama kali dilakukan pada 10 September 2025. Namun, penyebab dan cara kematian baru ditetapkan secara resmi pada 9 Desember 2025. |
| Penyegelan Dokumen | Kepolisian Los Angeles (LAPD) sebelumnya meminta agar temuan autopsi ini disegel dari publik demi kelancaran investigasi pembunuhan yang saat itu sedang berlangsung. |
"Setelah beberapa bulan, saya bersyukur informasi ini sekarang dapat dirilis, tidak hanya untuk publik, tetapi juga untuk keluarga yang berduka akibat kehilangan ini... Sangat tidak bisa dibayangkan mereka harus menunggu selama ini untuk mengetahui apa yang terjadi pada putri mereka," ungkap Kepala Pemeriksa Medis Dr. Odey Ukpo dalam rilis resminya.



