Operasi SAR Helikopter PK-CFX Resmi Ditutup, 8 Korban Dipastikan Meninggal Dunia
Baca dalam 60 detik
- Operasi SAR untuk kecelakaan helikopter PK-CFX di Sekadau, Kalimantan Barat resmi ditutup pada Jumat (17/4/2026) pukul 14.35 WIB setelah seluruh jenazah dievakuasi.
- Delapan orang di dalam helikopter (2 kru dan 6 penumpang) dipastikan meninggal dunia, dan jenazah telah diserahkan ke tim DVI Polda Kalbar untuk diidentifikasi.
- Evakuasi melibatkan helikopter Super Puma TNI AU dan koordinasi lintas sektor yang kuat, didukung perangkat canggih seperti Direction Finder dan Starlink.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) atas kecelakaan helikopter PK-CFX di kawasan Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah resmi dihentikan pada Jumat (17/4/2026). Penutupan operasi ini dilakukan setelah seluruh korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Fakta Kunci Penutupan Operasi SAR:
- Jumlah Korban: Delapan orang yang berada di dalam helikopter, terdiri dari dua kru dan enam penumpang, seluruhnya dipastikan meninggal dunia.
- Penutupan Operasi: Setelah proses evaluasi pada pukul 14.00 WIB, tim SAR gabungan resmi menyatakan operasi berakhir pada pukul 14.35 WIB dan personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
- Sinergi Lintas Sektor: Operasi ini melibatkan kolaborasi masif dari Basarnas, TNI AU, TNI AD, Polri, AirNav, Brimob, PMI, BPBD, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat.
Proses evakuasi dilakukan melalui dua skema jalur, yakni darat dan udara, yang dikoordinasikan secara ketat sejak pagi hari. Tim SAR menggunakan ambulans dan helikopter Super Puma dari Lanud Supadio Pontianak untuk mengangkut jenazah secara estafet.
“Seluruh korban telah ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berduka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, I Made Junetra.
Kronologi Singkat Evakuasi Jenazah
Berdasarkan laporan resmi dari Basarnas Pontianak, berikut adalah tahapan evakuasi korban kecelakaan helikopter PK-CFX hingga proses identifikasi di rumah sakit:
| Waktu (WIB) | Aktivitas Evakuasi Tim SAR |
|---|---|
| 08.18 WIB | Helikopter Super Puma milik TNI AU diberangkatkan menuju Kompi 642 Sanggau yang menjadi titik penjemputan jenazah. |
| 09.12 - 09.15 WIB | Helikopter tiba di lokasi, memuat seluruh jenazah korban, dan langsung kembali lepas landas menuju Lanud Supadio Pontianak tiga menit berselang. |
| 09.57 - 10.31 WIB | Helikopter tiba di Lanud Supadio. Jenazah kemudian dipindahkan ke delapan ambulans dan tiba di RS Bhayangkara Polda Kalbar. |
| Tindak Lanjut | Seluruh korban diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Barat untuk proses identifikasi lebih lanjut. |
Kesuksesan operasi evakuasi ini tidak lepas dari dukungan berbagai sarana dan peralatan teknologi yang mumpuni, seperti Direction Finder untuk melacak sinyal dan akses internet satelit Starlink untuk memastikan komunikasi berjalan lancar di area terjal.



