Skenario Perpisahan Impian Mohamed Salah dari Liverpool Kandas Usai Tersingkir di Liga Champions
Baca dalam 60 detik
- Harapan Mohamed Salah untuk mendapatkan perpisahan manis dengan meraih gelar Liga Champions pupus setelah Liverpool disingkirkan oleh PSG dengan agregat telak 4-0 di babak sistem gugur.
- Legenda Liverpool, Jamie Carragher, sebelumnya sangat berharap Salah dapat mengakhiri kariernya dengan kemenangan di final Liga Champions di Budapest, namun kini laga perpisahan resminya harus digelar saat melawan Brentford di Anfield pada akhir Mei.
- Selama membela Liverpool, Salah telah mencatatkan 83 penampilan dengan torehan 47 gol di Liga Champions; ia kini akan fokus pada sisa laga domestik untuk memastikan Liverpool lolos ke Liga Champions musim depan.

Impian Mohamed Salah untuk mendapatkan perpisahan bak dongeng dari Liverpool pada akhir musim ini resmi kandas. Kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) di Anfield memastikan bahwa kiprah sang bintang Mesir di kompetisi Eropa bersama The Reds harus berakhir lebih cepat dari harapan banyak pihak, termasuk harapan legenda klub, Jamie Carragher.
Fakta Kunci Tersingkirnya Liverpool:
- Kekalahan Telak: Liverpool resmi tersingkir dari kompetisi Eropa setelah menelan kekalahan 2-0 dari juara bertahan PSG di Anfield pada hari Selasa, memperlebar agregat kekalahan menjadi 4-0.
- Laga Pamungkas di Eropa: Pertandingan ini menjadi penampilan terakhir Salah (33 tahun) di kancah Eropa untuk klub. Ia tampak tertunduk lesu saat bertepuk tangan ke arah suporter setelah peluit panjang berbunyi.
- Jadwal Perpisahan Akhir: Dengan tersingkirnya skuad asuhan Arne Slot dari Liga Champions, upacara perpisahan Salah dipastikan akan berlangsung pada laga kandang terakhir Liga Premier musim ini melawan Brentford di akhir bulan Mei.
Perpisahan emosional di Anfield bulan depan dipastikan akan menjadi momen bersejarah, namun Jamie Carragher sebelumnya pernah mengakui bahwa ia berharap perpisahan itu tidak terjadi di sana. Carragher memimpikan agar salah satu pemain terhebat sepanjang masa Liverpool itu menutup kariernya dengan mengangkat trofi Liga Champions kedua.
"Mengetahui pola pikir dan semangat kompetitif Salah, ia akan mengarahkan pandangannya pada perpisahan terbaik yang mungkin terjadi... menginspirasi timnya meraih kemenangan di final Liga Champions di Budapest. Jangan bertaruh melawan perpisahan yang sempurna itu," tulis Carragher dalam kolom Telegraph-nya sebelum kekalahan ini terjadi.
Rekam Jejak Eropa dan Pesan Perpisahan Emosional
Meski akhir impiannya tak terwujud, kontribusi Mo Salah di kompetisi elite Eropa akan selalu dikenang oleh para pendukung setia Liverpool. Berikut adalah catatan rekam jejaknya serta detail pengumuman kepergiannya:
| Aspek Perjalanan Karier | Catatan & Keterangan |
|---|---|
| Statistik Liga Champions | Mencatatkan 83 penampilan, mencetak 47 gol, dan menyumbangkan 19 assist selama berseragam Liverpool di kompetisi Eropa. |
| Momen Puncak | Mencetak gol penentu di final 2019 melawan Tottenham Hotspur yang membawa Liverpool menjadi juara, serta tampil di dua final lainnya (2018 dan 2022). |
| Pengumuman Hengkang | Diumumkan lewat sebuah video emosional di platform X pada jeda internasional bulan lalu, di mana ia menegaskan bahwa Liverpool bukan sekadar klub, melainkan hasrat, sejarah, dan jiwa baginya. |
Kini, dengan hanya tersisa enam pertandingan dalam karier gemilangnya di Liverpool, Salah dipastikan akan mencurahkan seluruh fokus dan motivasinya untuk membantu tim mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions untuk musim depan.



