Hacker Terafiliasi Rusia Dilaporkan Bobol 170 Lebih Akun Email Jaksa dan Penyelidik Ukraina
Baca dalam 60 detik
- Lebih dari 170 akun email milik jaksa dan penyelidik Ukraina dibobol oleh kelompok peretas yang diyakini terafiliasi dengan negara Rusia.
- Serangan siber ini merupakan bentuk kampanye spionase yang difokuskan pada pejabat yang menangani kasus korupsi dan kolaborator Rusia di masa perang.
- Sejumlah institusi penting Ukraina turut menjadi korban, termasuk Badan Pemulihan dan Manajemen Aset (ARMA), Pusat Pelatihan Jaksa, dan Kantor Jaksa Khusus Anti-Korupsi.

Peretas (hacker) yang diduga kuat terafiliasi dengan Rusia dilaporkan telah membobol lebih dari 170 akun email milik para jaksa dan penyelidik Ukraina selama beberapa bulan terakhir. Insiden ini disebut oleh para peneliti keamanan siber sebagai kampanye spionase berskala luas di tengah situasi perang yang masih berlangsung.
Fakta Kunci Peretasan Pejabat Ukraina:
- Target Utama: Serangan siber ini secara spesifik menargetkan para pejabat dan lembaga yang bertugas menyelidiki kasus korupsi serta kolaborator Rusia.
- Temuan Data: Operasi peretasan ini pertama kali diungkap oleh grup peneliti Ctrl-Alt-Intel pada bulan lalu, dengan data pendukung yang kemudian ditinjau secara langsung oleh Reuters.
- Motif Operasi: Para peneliti keamanan siber independen menyimpulkan bahwa kampanye peretasan ini sangat sejalan dengan taktik spionase yang didukung penuh oleh negara (state-backed espionage) Rusia.
Menurut laporan Reuters yang dikutip oleh Benzinga, peretasan tersebut menyasar beberapa institusi hukum dan pertahanan yang krusial di Ukraina. Sejumlah tokoh dan pejabat senior dari berbagai badan pemerintahan juga tercatat menjadi korban peretasan kotak masuk (mailbox) ini.
Rincian Institusi dan Tokoh yang Terdampak
Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah daftar lembaga dan pejabat yang dipastikan terdampak oleh serangan siber ini:
| Institusi Terdampak | Detail Peretasan / Tokoh Terlibat |
|---|---|
| Badan Pemulihan dan Manajemen Aset (ARMA) | Akun milik mantan kepala ARMA, Yaroslava Maksymenko, termasuk dalam daftar yang berhasil diretas. |
| Pusat Pelatihan Jaksa | Dilaporkan ada 44 kotak masuk (mailbox) yang dibobol, salah satunya adalah milik Wakil Direktur Oleg Duka. |
| Kantor Jaksa Khusus Anti-Korupsi | Setidaknya satu karyawan senior dari kantor ini telah dipastikan menjadi korban kompromi data. |
| Kantor Jaksa Khusus Bidang Pertahanan | Lembaga di masa perang yang berfokus pada kasus korupsi dan spionase militer ini juga tidak luput dari pembobolan. |
Hingga laporan ini diturunkan, baik Kedutaan Besar Rusia di Washington maupun Tim Tanggap Darurat Komputer Ukraina (CERT-UA) belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden peretasan berskala besar ini.



