Marco Silva Sesalkan Kurangnya Agresi Usai Fulham Kalah 2-0 dari Liverpool di Anfield
Baca dalam 60 detik
- Manajer Fulham Marco Silva menyesalkan penampilan timnya yang kurang agresif di babak pertama hingga berujung pada kekalahan 2-0 dari Liverpool di Anfield.
- Silva merasa pertandingan tersebut ditentukan hanya dalam waktu lima menit ketika Rio Ngumoha dan Mohamed Salah membobol gawang Fulham secara beruntun pada menit ke 36 dan 40.
- Meskipun Fulham tampil jauh lebih baik dan menciptakan sejumlah peluang emas di babak kedua Silva kecewa karena anak asuhnya tidak cukup tajam untuk mengonversi peluang tersebut menjadi gol.

Manajer Fulham, Marco Silva, merasa sangat kecewa dan menyesalkan kurangnya agresi dari tim asuhannya pada babak pertama yang berujung pada kekalahan 2-0 dari Liverpool di Anfield pada hari Sabtu.
Fakta Kunci Pertandingan:
- Skor Akhir: Liverpool mengamankan kemenangan 2-0 atas Fulham dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris (Premier League).
- Pencetak Gol: Dua gol kemenangan The Reds dicetak secara beruntun dalam waktu lima menit oleh Rio Ngumoha (menit ke-36) dan tendangan memukau dari Mohamed Salah (menit ke-40).
- Peluang Terbuang: Meski tampil lebih baik setelah turun minum, Fulham gagal mengonversi peluang mereka, termasuk sebuah peluang emas yang didapatkan oleh Emile Smith Rowe.
Bagi Silva, yang juga merupakan mantan pelatih rival sekota Liverpool yakni Everton, pertandingan ini pada dasarnya sudah ditentukan hanya dalam waktu lima menit di babak pertama. Ia menyoroti bagaimana proses gol pertama terjadi akibat kurangnya komunikasi antarpemain dan gagalnya memenangkan duel bola udara dari tendangan panjang kiper lawan.
"Ya, itu benar, pertandingan diputuskan dalam lima menit. Menurut pendapat saya, itu diputuskan di babak pertama, di mana pendekatan kami tidak cukup agresif, baik saat menguasai maupun tanpa bola," keluh Marco Silva.
Perbedaan Performa Fulham di Mata Silva
Sang pelatih menilai ada perbedaan yang sangat mencolok dari penampilan anak-anak asuhnya antara babak pertama dan babak kedua.
| Babak Pertandingan | Evaluasi Marco Silva |
|---|---|
| Babak Pertama | Kurang agresif, memberikan Liverpool kesempatan untuk membangun serangan terlalu mudah, dan gagal memenangkan bola kedua. Tuan rumah mengendalikan penuh jalannya laga. |
| Babak Kedua | Pendekatan berubah total menjadi jauh lebih agresif. Fulham berhasil merebut banyak bola di area pertahanan lawan dan menciptakan banyak peluang, namun kurang mematikan (klinis) dalam penyelesaian akhir. |
Di akhir wawancaranya, Silva menegaskan bahwa identitas permainan Fulham yang sesungguhnya adalah apa yang mereka tunjukkan di babak kedua. Ia menyebut timnya harus bermain dengan intensitas seperti itu sejak awal jika ingin terus bersaing di level tertinggi Liga Inggris.



