Lirabica Miss Earth 2019 Kecam Cara Penanganan Ikan Sapu-sapu di Jakarta Pusat
Baca dalam 60 detik
- Miss Earth 2019 Lirabica mengecam keras tindakan Wali Kota Jakarta Pusat atas penanganan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai sangat kejam dan tidak berempati.
- Penanganan tersebut menuai polemik karena ikan-ikan itu dijaring, dipatahkan tubuhnya, lalu dimasukkan ke karung dan dikubur, sementara menurut Lirabica, Pemkot seharusnya fokus pada masalah utama Jakarta seperti banjir dan sampah.
- Sebagai aktivis kesejahteraan hewan, Lirabica menolak tinggal diam dan berencana menggandeng organisasi pecinta hewan serta pemerintah untuk mencari solusi pengendalian hewan yang lebih manusiawi.

Polemik mengenai penanganan populasi ikan sapu-sapu di wilayah Jakarta Pusat mendadak menjadi sorotan publik. Hal ini dipicu oleh kecaman keras dari Miss Earth 2019, Lirabica, yang menilai tindakan pemusnahan hewan air tersebut dilakukan dengan cara yang sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan.
Fakta Kunci Polemik Ikan Sapu-Sapu:
- Metode Pemusnahan Kejam: Pada Jumat (10/4/2026), ribuan ikan sapu-sapu dilaporkan dijaring, dipatahkan badannya, dimasukkan ke dalam karung, lalu dikubur massal.
- Kritik Terhadap Pejabat: Lirabica secara spesifik menyoroti kebijakan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, yang dianggap minim empati terhadap kesejahteraan makhluk hidup.
- Sindiran Masalah Jakarta: Sang ratu kecantikan menyebut bahwa Pemerintah Kota seharusnya lebih memprioritaskan masalah kronis Jakarta yang mendesak seperti tumpukan sampah, banjir, dan premanisme.
Dalam pernyataannya, Lirabica menegaskan bahwa masih banyak pendekatan yang jauh lebih beradab dan manusiawi untuk mengendalikan populasi hewan tanpa harus melibatkan penyiksaan atau pembunuhan massal yang sadis.
"Saya mengecam keras tindakan kejam yang terjadi pada hari Jumat 10 April 2026... Masih banyak cara yang lebih beradab dan berempati tanpa menyakiti bahkan membunuh sesama makhluk ciptaan Allah," kecam Lirabica menanggapi tragedi tersebut.
Langkah Lanjutan Aktivis Hewan
Sebagai seorang pecinta dan aktivis hewan, Lirabica menolak untuk tinggal diam melihat kejadian ini. Ia berencana mengambil sejumlah langkah nyata untuk mencegah terulangnya kezaliman serupa.
| Rencana Tindakan | Keterangan |
|---|---|
| Kolaborasi Nasional | Membuka peluang kerja sama dengan berbagai organisasi perlindungan hewan di seluruh Indonesia untuk merumuskan pedoman kesejahteraan hewan. |
| Audiensi dengan Pemerintah | Berencana menggandeng pemerintah tingkat atas untuk mencari solusi penanganan hewan liar yang lebih bijak, mengingat Presiden RI juga dikenal sebagai sosok pecinta hewan. |
| Pengawasan Berkelanjutan | Bersama timnya, ia akan terus mengawal kasus kekejaman hewan ini untuk memastikan bahwa Indonesia tetap menjaga martabatnya sebagai negara yang berempati. |
Hingga berita ini diturunkan, seruan Lirabica mendapat banyak dukungan dari komunitas pecinta hewan yang mendesak adanya evaluasi prosedur pengendalian hama di lingkungan ibu kota.



