Bayang-bayang Memalukan di Camp Nou: Real Madrid Terancam Lakukan 'Guard of Honor' untuk Barcelona
Baca dalam 60 detik
- Real Madrid saat ini tertinggal sembilan poin dari Barcelona di klasemen La Liga, membuka peluang bagi Barca untuk menyegel gelar juara sebelum laga El Clasico pada 10 Mei.
- Jika Barcelona juara lebih awal, Real Madrid dihadapkan pada kewajiban tradisi untuk melakukan guard of honor di Camp Nou, sebuah momen yang berpotensi memalukan bagi Los Blancos.
- Tradisi ini pernah memicu kontroversi pada tahun 2018 ketika Zinedine Zidane secara tegas menolak memerintahkan timnya melakukan penghormatan serupa untuk Barcelona di Camp Nou.

Real Madrid tengah menghadapi situasi genting di fase akhir kompetisi La Liga. Tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Barcelona, skuad Los Blancos tidak hanya terancam kehilangan gelar, tetapi juga dihadapkan pada prospek yang berpotensi memalukan saat harus bertandang ke Camp Nou di laga El Clasico mendatang.
Fakta Kunci Skenario 'Guard of Honor':
- Penentuan Gelar: Jika Barcelona terus meraih kemenangan, atau Real Madrid kembali terpeleset, gelar juara La Liga bisa dikunci oleh tim Catalan tersebut pada laga El Clasico tanggal 10 Mei mendatang, atau bahkan lebih cepat.
- Tradisi Penghormatan: Jika Barcelona dipastikan juara sebelum El Clasico bergulir, tradisi mengharuskan para pemain Real Madrid membentuk barisan penghormatan (guard of honor atau pasillo) untuk menyambut sang juara masuk ke lapangan Camp Nou.
- Sejarah Camp Nou: Kejadian guard of honor di stadion tersebut hanya pernah terjadi pada tahun 1988, di mana saat itu giliran skuad Barcelona yang memberikan penghormatan kepada Real Madrid yang berstatus sebagai juara liga.
Menurut laporan surat kabar Spanyol MARCA, tekanan kini sepenuhnya berada di kubu Real Madrid untuk terus meraih poin sempurna guna menghindari skenario yang bisa menjatuhkan harga diri klub di markas rival bebuyutannya.
Kontroversi Zidane dan Sikap Madrid Selanjutnya
Tradisi penghormatan ini sebelumnya pernah memicu perdebatan panas beberapa tahun silam. Hal ini memunculkan spekulasi mengenai bagaimana sikap Real Madrid saat ini jika skenario tersebut kembali terulang di depan mata.
| Tahun & Momen | Keterangan Kejadian |
|---|---|
| 1988 (Barcelona hormati Madrid) | Para pemain Barcelona dengan lapang dada membentuk guard of honor untuk Real Madrid yang kala itu telah memastikan diri sebagai juara liga. |
| 2018 (Zidane tolak tradisi) | Peran berbalik ketika Madrid bertandang ke markas Barcelona yang sudah berstatus juara. Pelatih Zinedine Zidane secara blak-blakan menolak timnya melakukan guard of honor demi meredam polemik yang ada. |
"Itu adalah keputusan saya," tegas Zinedine Zidane pada tahun 2018 untuk mengakhiri perdebatan terkait penolakannya melakukan tradisi penghormatan tersebut.
Dengan latar belakang sejarah yang sarat gengsi tersebut, para pengamat sepak bola kini menanti dengan penuh rasa penasaran mengenai bagaimana manajemen dan skuad Real Madrid akan merespons jika Barcelona benar-benar menyegel gelar sebelum laga El Clasico dimainkan.



