Fitur Power Saver PS5 Kembali Disebut Sebagai 'Kuda Troya' untuk Konsol Handheld PS6
Baca dalam 60 detik
- Fitur Power Saver di PS5 dirumorkan bukan sekadar alat penghemat listrik, melainkan "kuda Troya" untuk menguji performa game bagi konsol handheld PS6 di masa depan.
- Menurut pembocor Moore's Law Is Dead (MLID), alokasi prosesor pada mode penghemat daya tersebut sangat cocok dengan bocoran spesifikasi perangkat portabel Sony.
- Sony juga dilaporkan sedang menyiapkan inisiatif bernama PlayGo untuk mendistribusikan aset grafis berdasarkan perangkat yang digunakan, termasuk menurunkan kualitas aset untuk mode Power Saver/handheld.

Fitur Power Saver (Penghemat Daya) di PlayStation 5 yang belum lama ini diperkenalkan oleh Sony kembali memicu spekulasi hangat. Meskipun secara resmi diluncurkan sebagai bagian dari langkah netralitas karbon perusahaan, rumor kuat menyebutkan bahwa fitur tersebut sebenarnya adalah "kuda Troya" (strategi tersembunyi) yang dirancang untuk menguji ekosistem konsol handheld (genggam) PlayStation 6 di masa depan.
Klaim ini kembali disuarakan oleh pembocor perangkat keras terkemuka, Moore's Law Is Dead (MLID). Dalam video terbarunya, ia mengaku telah melihat dokumentasi internal pengembang yang mengonfirmasi hipotesis tersebut. MLID menjelaskan bahwa cara konsol PS5 mengalokasikan inti prosesornya saat mode Power Saver diaktifkan ternyata sangat selaras dengan bocoran spesifikasi platform portabel Sony yang akan datang.
Fakta Rumor Mode Power Saver & Handheld PS6:
- Alasan Resmi: Dirilis melalui pembaruan firmware untuk mengurangi konsumsi daya listrik dengan sedikit mengorbankan kualitas visual.
- Klaim Tersembunyi: Digunakan untuk menyimulasikan spesifikasi teknis dan performa konsol genggam masa depan.
- Inisiatif "PlayGo": Sistem baru yang memungkinkan aset game diskalakan sesuai dengan performa perangkat keras yang digunakan.
Untuk memperkuat argumennya, MLID membeberkan bukti tambahan berupa email dari seseorang yang diduga merupakan pengembang Sony. Email tersebut mengungkap sebuah inisiatif baru bernama PlayGo, yang berfungsi mirip dengan fitur Smart Delivery milik Microsoft. PlayGo memungkinkan distribusi tekstur dan aset game disesuaikan secara otomatis berdasarkan konsol yang digunakan oleh pemain.
"Sistem (PlayGo) ini juga mendukung mode Power Saver PS5, yang berarti pengembang akan memiliki kemampuan untuk menurunkan skala aset. Mengingat tidak ada keuntungan penghematan daya yang jelas dari penurunan aset ini, MLID menyimpulkan bahwa ini semua hanyalah 'kuda Troya' untuk perangkat genggam perusahaan." - Laporan Push Square.
Skenario Distribusi Aset melalui Sistem PlayGo (Rumor)
| Perangkat / Mode yang Digunakan | Skala Aset yang Diterima Pemain |
|---|---|
| PlayStation 5 Pro | Menerima aset dan tekstur dengan resolusi maksimal. |
| PlayStation 5 Standar | Menerima aset dengan resolusi dasar (standar). |
| Mode Power Saver / PS6 Handheld | Menerima aset berskala lebih rendah yang dioptimalkan untuk perangkat dengan daya/spesifikasi terbatas. |
Meskipun semua informasi ini masih mengandalkan asumsi dan koneksi dari berbagai rumor, langkah ini dinilai sangat logis secara strategi bisnis. Sangat sedikit pemain yang benar-benar menggunakan mode Power Saver murni untuk menghemat listrik, sehingga investasi besar yang dicurahkan Sony untuk fitur ini kemungkinan besar memang memiliki motif yang jauh lebih besar demi menyambut era konsol portabel PlayStation generasi berikutnya.



