Hendak Cari Tanaman Obat, Warga Gresik Temukan Jasad Bayi Malang Terbungkus Kantong Plastik
Baca dalam 60 detik
- Penemuan Tragis: Seorang warga yang sedang mencari tanaman kumis kucing menemukan jasad bayi di lahan kosong tepi jalan Desa Mojosarirejo, Gresik, pada Rabu (25/3/2026).
- Kondisi Korban: Jasad bayi laki-laki tersebut dibungkus dalam kantong plastik kresek hitam, diperkirakan berusia sekitar dua minggu, dan memiliki luka di bagian kening.
- Penyelidikan Polisi: Polisi menduga bayi tersebut adalah korban pembuangan akibat hubungan gelap. Jasad telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina, sementara pelaku pembuangan masih dalam pencarian.

Warga Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, digegerkan oleh penemuan tragis pada Rabu siang (25/3/2026). Niat awal mencari tanaman kumis kucing berujung pada penemuan jasad bayi laki-laki yang dibuang di dalam kantong plastik kresek.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan bahwa penemuan memilukan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Maskut (47). Sekitar pukul 11.30 WIB, saksi sedang menyusuri lahan kosong di tepi jalan desa untuk mencari tanaman obat kumis kucing. Perhatiannya kemudian tertuju pada sebuah kantong plastik hitam yang tergeletak mencurigakan di pinggir jalan. Saat diperiksa dari luar, saksi merasakan tekstur lunak menyerupai tubuh bayi namun tidak berani membukanya, sehingga ia segera melapor ke perangkat desa setempat.
- Identitas Bayi: Berjenis kelamin laki-laki, berat 3 kilogram, dan panjang 51 sentimeter.
- Kondisi Jasad: Ditemukan luka pada bagian kening bayi.
- Estimasi Waktu: Tim medis Puskesmas Karangandong memperkirakan bayi tersebut meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan, dengan perkiraan usia sekitar dua minggu.
- Dugaan Sementara: Pihak kepolisian menduga kuat bayi ini adalah hasil hubungan gelap yang sengaja dibuang oleh orang tuanya.
Mendapat laporan dari perangkat desa, jajaran Polsek Driyorejo bersama bidan desa langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad bayi malang tersebut kemudian dievakuasi ke Puskesmas Karangandong untuk dibuka dan diperiksa lebih lanjut. Setelah pemeriksaan awal selesai, jenazah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik guna pemeriksaan medis yang lebih mendalam (visum).
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Driyorejo masih melakukan penyelidikan intensif dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi. Polisi berupaya keras untuk melacak jejak pelaku guna mengungkap identitas orang tua kandung yang tega membuang darah dagingnya sendiri hingga tewas di pinggir jalan.



