Eksodus 'Tech Bro' Berlanjut! Mantan CEO Uber Travis Kalanick Resmi Pindah ke Texas
Baca dalam 60 detik
- Mantan CEO Uber Travis Kalanick mengonfirmasi bahwa dirinya telah resmi pindah tempat tinggal dari California ke Texas sejak Desember 2025.
- Kepindahannya memperpanjang tren eksodus miliarder teknologi dari Silicon Valley yang mencari lingkungan ramah bisnis dan bebas pajak penghasilan negara bagian.
- Kalanick yang kini memimpin startup CloudKitchens mengikuti jejak tokoh teknologi besar lainnya seperti Elon Musk dan perusahaan raksasa seperti Oracle yang telah lebih dulu bermarkas di Texas.

Halo, para tech enthusiast dan pengamat Silicon Valley! Ada kabar mengejutkan lagi nih dari jajaran elite teknologi dunia. Melansir laporan dari Business Insider pada Maret 2026, mantan CEO sekaligus co-founder Uber yang penuh kontroversi, Travis Kalanick, secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya telah angkat kaki dari California dan pindah ke Texas.
Kabar ini terungkap saat Kalanick diwawancarai dalam podcast TBPN oleh John Coogan dan Jordi Hays. Ketika ditanya apakah ia ingin kembali ke San Francisco untuk kembali menjadi "raja", Kalanick dengan santai menjawab, "Biar jelas, pada 18 Desember (2025), saya sudah pindah ke Texas dan sekarang saya adalah penduduk utama di sana." Kepindahannya ini makin memperpanjang daftar miliarder teknologi yang memilih log out dari pesisir Barat Amerika.
Tren eksodus alias perpindahan massal para tech bro ke Texas ini bukan tanpa alasan kuat. Berikut fakta di baliknya:
- Pajak dan Regulasi Super Santuy: California dikenal dengan beban pajak yang bikin menangis (bahkan sempat ada wacana pajak kekayaan miliarder). Sebaliknya, Texas menawarkan kebijakan bebas pajak penghasilan negara bagian dan regulasi bisnis yang jauh lebih ramah investor.
- Mengikuti Jejak Raksasa: Kalanick bukan yang pertama. Elon Musk sudah memindahkan markas Tesla dan berencana memindahkan markas besar SpaceX ke Texas. Raksasa software seperti Oracle juga sudah duluan minggat dari Silicon Valley ke wilayah Austin sejak 2020.
- Fokus ke Bisnis CloudKitchens: Pasca-mundur dari Uber di 2017 dan mencairkan sahamnya senilai miliaran dolar, Kalanick kini sibuk memimpin startup dapur hantu (ghost kitchen) raksasa miliknya, CloudKitchens. Texas, khususnya wilayah yang dijuluki "Silicon Hills", jelas jadi ladang ekspansi yang strategis buat bisnis kulinernya.
Apakah tren ini bakal bikin pamor Silicon Valley makin meredup? Yang jelas, manuver Kalanick ini membuktikan kalau loyalitas di dunia startup itu omong kosong kalau udah dihadapkan sama efisiensi pajak dan regulasi. Kita tunggu aja gebrakan apa lagi yang bakal dibikin bos CloudKitchens ini di markas barunya!
"Di era teknologi modern, pusat inovasi bukan lagi ditentukan oleh letak geografis bersejarah, melainkan oleh di mana ekosistem regulasi dan pajak paling mendukung pelipatgandaan modal."



