Laporan Pasar GPU: NVIDIA Dominasi Pasar Grafis Diskrit Saat Penjualan AMD Radeon Capai Titik Terendah Sejarah
Baca dalam 60 detik
- NVIDIA kini menguasai lebih dari 85% pangsa pasar GPU diskrit global.
- Penjualan AMD Radeon anjlok ke titik terendah dalam sejarah perusahaan.
- Kurangnya kompetisi memicu kekhawatiran akan kenaikan harga komponen PC bagi konsumen akhir.

Laporan Pasar GPU: NVIDIA Dominasi Pasar Grafis Diskrit Saat Penjualan AMD Radeon Capai Titik Terendah Sejarah
Lanskap industri perangkat keras PC menunjukkan ketimpangan yang semakin nyata. Berdasarkan laporan terbaru dari Tom's Hardware, NVIDIA kini mendominasi hampir seluruh pangsa pasar kartu grafis (GPU) diskrit, sementara kompetitor utamanya, AMD Radeon, mencatatkan angka penjualan terendah secara historis.
Dominasi NVIDIA didorong oleh permintaan masif pada seri RTX 40 dan 50 yang menawarkan keunggulan dalam teknologi Ray Tracing serta efisiensi berbasis AI. Di sisi lain, AMD tampak kesulitan bersaing di segmen kelas atas, yang mengakibatkan pangsa pasar mereka terus tergerus hingga ke level yang mengkhawatirkan bagi keberlangsungan kompetisi industri.
ESTIMASI PANGSA PASAR GPU (Q1 2026)
| Produsen | Status & Tren Pasar |
|---|---|
| NVIDIA | Menguasai >85% pasar; dominasi total di segmen AI dan high-end gaming. |
| AMD | Merosot ke angka satu digit; fokus beralih ke integrasi APU dan konsol. |
| Intel Arc | Tumbuh perlahan di segmen entry-level namun belum menjadi ancaman bagi NVIDIA. |
Para analis memperingatkan bahwa kurangnya kompetisi di pasar GPU dapat berdampak pada kenaikan harga di masa mendatang. NVIDIA, yang kini juga memfokuskan sumber dayanya pada pusat data dan komputasi AI, memiliki kendali penuh atas harga ritel kartu grafis konsumen, meninggalkan sedikit pilihan bagi para perakit PC dengan anggaran terbatas.
Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi AMD untuk melakukan strategi comeback dengan arsitektur masa depan mereka. Tanpa adanya inovasi harga atau performa yang radikal, pasar kartu grafis diskrit berisiko berubah menjadi monopoli de facto yang dikuasai oleh kubu hijau.



