Persaingan untuk menciptakan desain ponsel yang sepenuhnya "layar saja" kini mencapai babak baru. Berdasarkan laporan PhoneArena pada 24 Februari 2026, OnePlus 16 dirumorkan akan menghadirkan kejutan besar dengan ketebalan bezel (bingkai layar) yang sangat ekstrem. Jika bocoran ini terbukti benar, OnePlus akan menjadi produsen pertama yang menembus batas psikologis 1mm, mengungguli para pesaing utamanya dalam menciptakan pengalaman visual yang benar-benar tanpa batas.
Rekayasa Visual di Bawah 1mm
Bocoran dari informan di Weibo menyebutkan bahwa OnePlus 16 sedang menguji coba bingkai layar dengan ketebalan kurang dari 1mm. Sebagai perbandingan, OnePlus 15 saat ini memiliki bingkai 1,15mm, sementara Galaxy S25 Ultra berada di angka 1,3mm. Secara teknis, pengurangan hingga di bawah 1mm akan meningkatkan rasio layar-ke-bodi secara signifikan dan memberikan kesan visual yang jauh lebih imersif, terutama bila dipadukan dengan rumor layar refresh rate 240Hz yang sangat halus.
Selain estetika layar, OnePlus 16 diprediksi akan menjadi monster performa dengan dukungan baterai raksasa 9.000mAh menggunakan teknologi Glacier Battery. Untuk mempertahankan desain tetap ramping meskipun dengan baterai besar, OnePlus dilaporkan akan menghilangkan kipas pendingin internal (built-in fan). Strategi ini menunjukkan fokus OnePlus di tahun 2026: memberikan apa yang benar-benar dibutuhkan konsumen—layar yang memukau, daya tahan baterai luar biasa, dan performa puncak melalui chip Snapdragon 8 Elite Gen 6—tanpa kompromi pada bentuk fisik perangkat.
Membuka Jalan Bagi Masa Depan Tanpa Bingkai
Keberhasilan OnePlus dalam menembus batas 1mm tidak hanya menjadi kemenangan bagi para pencinta estetika, tetapi juga mendorong industri menuju era ponsel yang sepenuhnya tanpa bezel. Dengan kombinasi kamera 200MP dan pengisian daya super cepat, OnePlus 16 diposisikan sebagai standar baru bagi ponsel *flagship* modern. Publik kini menanti apakah ambisi teknis ini dapat direalisasikan tanpa mengorbankan durabilitas layar, yang sering kali menjadi titik lemah dari desain bingkai yang terlalu tipis.




