Keamanan komunikasi pribadi kembali menjadi target serangan sabotase digital yang terjangkau namun destruktif. Berdasarkan laporan dari Cybersecurity News pada 23 Februari 2026, intelijen ancaman siber menemukan adanya penjualan skrip eksploitasi di forum peretas gelap (dark web) yang dirancang khusus untuk melumpuhkan aplikasi WhatsApp. Dengan harga yang relatif murah, yakni sekitar $30, eksploitasi ini memungkinkan pelaku untuk menyebabkan kegagalan sistem pada perangkat target, baik di platform Android maupun iOS.
Gangguan Lintas Platform dan Metode Serangan
Eksploitasi ini memiliki karakteristik serangan yang berbeda tergantung pada sistem operasi perangkat target. Pada perangkat Android, skrip tersebut diklaim mampu menyebabkan aplikasi WhatsApp berhenti beroperasi sepenuhnya (crash). Sementara pada pengguna iOS, serangan ini secara spesifik menargetkan fitur obrolan grup, menyebabkannya membeku (freeze) sehingga tidak dapat digunakan. Selain kegagalan aplikasi, paket eksploitasi ini juga menyertakan fitur "call bombing" dan "video call bombing" untuk membanjiri target dengan panggilan masuk secara beruntun.
Secara teknis, hambatan operasional untuk meluncurkan serangan ini sangat rendah. Pelaku dilaporkan hanya membutuhkan aplikasi emulator terminal seperti Termux di Android dan nomor telepon virtual untuk menjalankan skrip. Hal ini memungkinkan serangan diluncurkan secara anonim langsung dari perangkat seluler tanpa memerlukan infrastruktur peladen (VPS) yang kompleks. Kemudahan akses ini meningkatkan risiko bagi basis pengguna WhatsApp yang luas, terutama dari pelaku dengan keahlian teknis terbatas (script kiddies).
Mitigasi dan Kewaspadaan Pengguna
Meskipun rincian teknis mengenai kerentanan spesifik yang dieksploitasi belum diungkapkan sepenuhnya, para ahli keamanan menyarankan pengguna untuk segera melakukan pembaruan aplikasi ke versi terbaru. Meta secara rutin merilis tambalan keamanan (patches) untuk mengatasi bug yang dapat memicu kegagalan sistem semacam ini. Pengguna juga dihimbau untuk berhati-hati terhadap pesan dari nomor asing yang mengandung karakter aneh atau tautan mencurigakan yang sering kali menjadi pemicu eksekusi skrip berbahaya tersebut.




