Everton Incar Javi Rodriguez: Solusi Rp660 M untuk Masalah Lama di Sektor Kanan
Baca dalam 60 detik
- Everton membuka pembicaraan dengan Celta Vigo untuk bek kanan Javi Rodriguez yang dihargai £33 juta, bersaing dengan Fulham dan Newcastle.
- Krisis bek kanan menjadi kelemahan utama The Toffees sejak ditinggal Seamus Coleman, dan Rodriguez menawarkan solusi jangka panjang dengan statistik impresif di La Liga.
- Jika terwujud, transfer ini bisa menjadi batu pijakan Everton menuju kompetisi Eropa, sekaligus menutup celah yang lama dibiarkan.

Everton bergerak cepat mengatasi kelemahan di posisi bek kanan dengan membuka negosiasi untuk mendatangkan Javi Rodriguez dari Celta Vigo. Menurut laporan TEAMtalk, The Toffees telah menjalin kontak dengan perwakilan pemain berusia 23 tahun itu, yang juga diincar Fulham dan Newcastle United. Nilai pasar Rodriguez diperkirakan mencapai £33 juta (sekitar Rp660 miliar), mencerminkan lonjakan performanya dalam satu musim terakhir.
Kebutuhan akan bek kanan sejati sudah menjadi momok bagi Everton selama beberapa tahun. Sejak pensiunnya Seamus Coleman di akhir musim lalu, posisi tersebut kerap diisi pemain non-spesialis seperti Ainsley Maitland-Niles dan Jake O'Brien. Keduanya memiliki kelebihan, tetapi tak jarang kesulitan menghadapi winger cepat di Premier League. Manajer David Moyes pun disebut semakin mendesak manajemen untuk mendatangkan pemain dengan profil ideal di sayap kanan pertahanan.
Rodriguez bukan nama baru di bursa transfer. Penampilannya bersama Celta Vigo musim ini telah memikat sejumlah klub besar Eropa. Bahkan Paris Saint-Germain dikabarkan memantau perkembangannya. Namun, Everton diyakini bisa menjadi batu loncatan yang tepat bagi bek yang juga mampu beroperasi sebagai bek tengah ini. Di La Liga, ia mencatatkan akurasi umpan 91% dan memenangkan 63% duel darat, angka yang menunjukkan kematangan dalam distribusi dan duel fisik.
Moyes sendiri tengah berusaha membangun kembali Everton setelah musim lalu berakhir tanpa kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir. Meski demikian, ada tanda-tanda perbaikan: The Toffees kini duduk di peringkat ketujuh Premier League dan melaju ke perempat final Carabao Cup setelah menyingkirkan Newcastle. Namun, kedalaman skuad tetap menjadi pekerjaan rumah, terutama di lini serang yang kehilangan Iliman Ndiaye (dijual ke Manchester City seharga £65 juta) dan di sektor bek kanan yang belum menemukan pengganti sepadan.
"Rodriguez memiliki segalanya untuk menjadi legenda klub," ujar talent scout Jacek Kulig, mengutip pandangannya tentang potensi bek Spanyol itu di Celta Vigo.
Di level internasional, Rodriguez juga menunjukkan kualitasnya. Saat Celta menghadapi Celtic di Europa League, ia mencetak dua gol untuk membawa timnya menang. Kemampuannya membaca permainan dan keberanian maju membantu serangan menjadikannya bek modern yang cocok dengan gaya Moyes yang mengandalkan transisi cepat. Kehadirannya akan memberi Everton keseimbangan antara bertahan dan menyerang, sesuatu yang lama hilang sejak era Coleman.
Bagi Everton, investasi sebesar £33 juta bukanlah angka kecil, tetapi jika dibandingkan dengan potensi keuntungan jangka panjang—baik secara finansial maupun prestasi—langkah ini terbilang rasional. Klub sedang berusaha menembus persaingan Eropa, dan posisi bek kanan adalah salah satu titik lemah yang paling mencolok. Dengan Rodriguez, Moyes bisa lebih leluasa memainkan formasi yang menuntut mobilitas tinggi dari para bek sayap.
Namun, Everton tidak sendirian. Fulham dan Newcastle juga memiliki kebutuhan serupa, dan keduanya dikenal agresif di bursa transfer. Newcastle, yang baru saja tersingkir dari Carabao Cup oleh Everton, mungkin ingin membalas dengan merekrut target yang sama. Sementara Fulham sedang membangun skuad untuk bersaing di papan tengah atas. Persaingan ini bisa membuat harga Rodriguez melambung, tetapi Everton tampaknya siap mengambil risiko demi perbaikan jangka panjang.
Jika transfer ini terwujud, Rodriguez akan menjadi pembelian paling berdampak bagi Everton sejak kedatangan Ndiaye. Bedanya, kali ini Everton mendatangkan solusi untuk masalah yang sudah kronis, bukan sekadar menambah opsi di lini serang. Publik Goodison Park berharap manajemen segera merampungkan kesepakatan sebelum jendela transfer ditutup, agar Rodriguez bisa segera beradaptasi dengan ritme Premier League.
Pertanyaannya, apakah Everton mampu meyakinkan Rodriguez untuk memilih proyek di Merseyside daripada tawaran dari klub yang mungkin lebih bergengsi? Jawabannya akan menentukan arah musim ini dan masa depan klub dalam beberapa tahun ke depan.



