Liverpool Dihantam City 3-0: Wirtz dan Araujo Jadi Sorotan, Iraola Diuji
Baca dalam 60 detik
- Kekalahan 0-3 dari Manchester City mengakhiri rekor tak terkalahkan Liverpool dan membuka celah pertahanan yang selama ini tersembunyi.
- Florian Wirtz kembali tampil di bawah ekspektasi dengan statistik mengecewakan, sementara Ronald Araujo kewalahan menghadapi Jeremy Doku.
- Manajer Andoni Iraola menghadapi tekanan untuk segera membenahi lini belakang sebelum rangkaian pertandingan padat berikutnya.

Liverpool menelan kekalahan telak 0-3 dari Manchester City di Anfield, Minggu (5/10/2025), yang tidak hanya mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka tetapi juga mengekspos kerentanan di lini pertahanan dan lini serang. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi manajer Andoni Iraola, yang sebelumnya berhasil membawa timnya melalui tiga laga tanpa kebobolan.
Kartu merah Ryan Gravenberch menjadi titik balik pertandingan. Bermain dengan sepuluh orang, Liverpool kehilangan kendali dan City dengan mudah memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Jeremy Doku yang masuk dari bangku cadangan langsung merepotkan pertahanan tuan rumah, khususnya Ronald Araujo yang dipinjam dari Barcelona. Araujo, yang sebelumnya tampil solid, terlihat kewalahan menghadapi kecepatan dan pergerakan Doku.
Di lini serang, Florian Wirtz kembali menjadi sorotan negatif. Pemain Jerman yang dibeli dengan harga ยฃ116 juta itu ditarik keluar pada menit ke-66 setelah hanya menyelesaikan dua dari delapan umpan silang, tidak melepaskan satu pun tembakan ke gawang, dan kehilangan bola 17 kali. Kritik pun mulai mengarah padanya, mengingat ekspektasi tinggi yang menyertai kepindahannya.
Masalah di lini belakang sebenarnya sudah terlihat sejak sebelum kartu merah. Araujo beberapa kali salah mengambil keputusan antara mengawal pergerakan pemain atau menjaga Doku. Kolaborasi Doku dengan Josko Gvardiol semakin memperumit tugasnya. Meski Araujo sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal kariernya di Anfield, laga melawan City menjadi ujian terberat yang belum mampu ia atasi.
"Kami kehilangan konsentrasi setelah kartu merah. City adalah tim yang akan menghukum setiap kesalahan, dan itu yang terjadi," ujar Iraola dalam konferensi pers usai pertandingan.
Kekalahan ini juga mengingatkan kembali pada masalah lama Liverpool di posisi bek kanan. Conor Bradley masih belum pulih, sementara Jeremie Frimpong dianggap belum konsisten. Kehadiran Araujo sebagai solusi sementara ternyata belum cukup menghadapi tim sekelas City. Iraola dituntut segera menemukan formula yang tepat, terlebih jadwal pertandingan yang padat menanti.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi pembuktian bagi Manchester City yang tengah dalam tekanan setelah putusan liga terkait pelanggaran finansial. Meski demikian, fokus Liverpool harus segera beralih ke laga berikutnya. Dengan kompetisi yang semakin ketat, setiap poin sangat berharga. Mampukah Iraola membenahi lini belakang dan mengembalikan kepercayaan diri Wirtz sebelum terlambat?



