Brace Eduardo Barbosa Hancurkan Rekor Madura United, Mitkov Jadi Biang Kerok
Baca dalam 60 detik
- Eduardo Barbosa mencetak dua gol saat Persik Kediri mengalahkan Madura United 2-0 di Stadion Brawijaya, Jumat (9/10/2026).
- Kemenangan ini memutus tren positif Madura United yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam tiga laga awal BRI Super League 2026/2027.
- Kartu merah Dimitar Mitkov pada menit ke-44 menjadi titik balik yang membuat Madura United kehilangan daya gedor.

Persik Kediri sukses menumbangkan Madura United dengan skor 2-0 dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (9/10/2026). Dua gol Eduardo Barbosa pada menit ke-9 dan 25 memastikan kemenangan sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan Laskar Sapeh Kerrab dalam tiga pertandingan sebelumnya.
Gelandang asal Portugal itu tampil di luar dugaan. Pasalnya, ia sempat diragukan tampil karena cedera yang menghimpitnya beberapa hari sebelum laga. Namun, keputusan pelatih Marcos Reina menurunkannya sebagai starter berbuah manis. "Kondisi Eduardo sempat meragukan, tapi dia tampil luar biasa dengan dua gol. Dia memerankan nomor sepuluh dengan sangat baik," ujar Reina usai pertandingan.
Di kubu Madura United, striker Dimitar Mitkov menjadi sorotan negatif. Top skor sementara klub dan liga hingga pekan ketiga itu menerima kartu merah pada menit ke-44. Kartu merah tersebut mengubah alur permainan yang sudah disiapkan pelatih Ze Gomez. Alih-alih mencetak gol, Mitkov justru merusak skenario tim.
Kemenangan ini membawa Persik Kediri naik ke posisi yang lebih aman di klasemen sementara. Sementara Madura United harus menerima kekalahan pertama mereka musim ini. Ze Gomez menyatakan akan mengevaluasi insiden kartu merah Mitkov. "Kami akan diskusi dengan Dimitar. Kami lihat lagi video kronologisnya. Kami tak menyalahkan dia, karena selalu ada momen di luar kendali," ucapnya.
Bagi Persik, performa Barbosa menjadi angin segar. Gelandang yang sempat diragukan itu membuktikan kualitasnya sebagai pemain kunci. Kehadirannya di lini tengah memberi dimensi berbeda dalam serangan Macan Putih. Sementara bagi Madura United, kehilangan Mitkov meninggalkan lubang besar di lini depan yang harus segera dicari solusinya.
Laga ini juga menjadi pengingat bahwa disiplin di lapangan sangat menentukan hasil akhir. Kartu merah Mitkov tidak hanya merugikan tim secara langsung, tetapi juga berpotensi memengaruhi mental bertanding para pemain di pertandingan berikutnya. Madura United harus segera bangkit jika ingin tetap bersaing di papan atas.
Ke depan, Persik Kediri akan menghadapi tantangan berat dengan menjaga konsistensi. Sementara Madura United dituntut segera move on dan memperbaiki organisasi permainan. Akankah Barbosa kembali menjadi pahlawan? Dan mampukah Mitkov menebus kesalahannya? Publik sepak bola Indonesia menantikan jawabannya di pekan-pekan berikutnya.



