PSIM vs Persija: Misi Berat Laskar Mataram di Tengah Dominasi Macan Kemayoran
Baca dalam 60 detik
- PSIM Yogyakarta belum meraih kemenangan di BRI Super League musim ini dan terpuruk di peringkat ke-14 dengan satu poin.
- Persija Jakarta tampil impresif dengan menyapu bersih tiga laga awal dan kini menempati posisi ketiga klasemen.
- Duel di Stadion Sultan Agung menjadi ujian mental bagi PSIM yang belum pernah mengalahkan Persija di era Super League.

PSIM Yogyakarta akan menjamu Persija Jakarta pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026) sore WIB. Laga ini menjadi titik krusial bagi Laskar Mataram yang masih mencari kemenangan perdana, sementara Macan Kemayoran datang dengan modal sempurna tiga kemenangan beruntun.
PSIM saat ini terbenam di posisi ke-14 klasemen dengan koleksi satu poin dari tiga pertandingan. Hasil imbang sekali dan dua kekalahan membuat tim asuhan Jean-Paul van Gastel tersebut belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Kekalahan 1-2 dari Madura United sebelum jeda internasional semakin menambah tekanan bagi tuan rumah.
Di sisi lain, Persija menunjukkan performa mengesankan di bawah komando Shin Tae-yong. Tiga kemenangan atas Borneo FC, Persib Bandung, dan Java United menempatkan Rizky Ridho dkk. di peringkat ketiga dengan sembilan poin, hanya terpaut satu angka dari Dewa United di puncak klasemen. Kepercayaan diri pasukan Macan Kemayoran tentu sedang tinggi.
Rekam jejak pertemuan kedua tim juga tidak berpihak kepada PSIM. Pada musim lalu, Laskar Mataram kalah 0-2 di markas Persija (28/11/2025), lalu mampu menahan imbang 1-1 di pertemuan kedua (22/4/2026). Meski belum pernah menang, hasil imbang terakhir bisa menjadi suntikan moral bahwa Persija bukan tim yang mustahil dilawan.
Persija diprediksi akan mengusung formasi 4-3-3 dengan mengandalkan trio lini depan yang tajam. Nama-nama seperti Arlyansyah Abdulmanan, Alexander Jeremejeff, dan Kerim Memija menjadi ancaman utama bagi pertahanan PSIM. Sementara itu, PSIM juga diperkirakan memakai skema serupa dengan mengandalkan Ezequiel Vidal, Adrian Dalmau, dan Riyatno Abiyoso di lini serang.
"Kami harus tampil disiplin dan memanfaatkan peluang. Persija tim kuat, tapi kami bermain di kandang dan punya motivasi lebih," ujar seorang sumber internal PSIM, seperti dikutip dari sesi latihan.
Bagi PSIM, laga ini bukan sekadar soal tiga poin. Kemenangan akan mengangkat moral pemain dan suporter yang sudah lama menanti kebangkitan. Kekalahan, sebaliknya, bisa memperpanjang krisis dan menempatkan Van Gastel di bawah tekanan lebih besar. Sementara bagi Persija, hasil positif di Bantul akan menjaga momentum untuk terus menempel ketat pemuncak klasemen.
Pertanyaan besarnya: mampukah PSIM memutus tren buruk dan mengejutkan Persija, ataukah Macan Kemayoran akan terus melaju tanpa hambatan? Jawabannya akan tersaji di Stadion Sultan Agung.



