Persik Kediri Tumbangkan Madura United, Persebaya Menang Tipis di BRI Super League
Baca dalam 60 detik
- Persik Kediri mengalahkan Madura United 2-0 berkat dua gol Eduardo Barbosa, memutus rekor sempurna lawan.
- Persebaya Surabaya mencuri tiga poin dari markas Isenmulang Kalteng FC lewat gol penalti Alex Martins.
- Kemenangan ini mengangkat Persik ke posisi empat klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.

Persik Kediri sukses menghentikan laju sempurna Madura United pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 setelah menang 2-0 di Stadion Brawijaya, Jumat (9/10/2026). Dua gol Eduardo Barbosa menjadi pembeda dalam laga yang diwarnai kartu merah striker Madura United, Dimitar Mitkov.
Kemenangan ini membawa Macan Putih mengoleksi tujuh poin dan naik ke peringkat keempat klasemen sementara. Bagi Madura United, kekalahan perdana ini menjadi pukulan telak setelah sebelumnya selalu meraih hasil maksimal. Persik tampil agresif sejak awal, membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui Barbosa yang memanfaatkan umpan tarik Krisna Bayu Otto. Gol kedua lahir pada menit ke-24 lewat tendangan voli memanfaatkan bola liar di kotak penalti.
Keunggulan jumlah pemain setelah Mitkov diusir wasit pada menit ke-42 membuat Persik lebih leluasa mengendalikan permainan. Meski bermain lebih defensif di babak kedua, pertahanan tuan rumah tetap solid dan mampu meredam tekanan Madura United. Hasil ini menjadi modal penting bagi Persik untuk bersaing di papan atas.
Sementara itu, Persebaya Surabaya meraih kemenangan tipis 1-0 atas Isenmulang Kalteng FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Gol tunggal Alex Martins dari titik penalti pada menit ke-45+3 memastikan tiga poin bagi Bajul Ijo. Kemenangan ini tidak lepas dari keputusan VAR yang menilai pelanggaran M. Fayrushi terhadap Miguel Pereira di kotak terlarang.
Persebaya mendominasi jalannya pertandingan, meski sempat menghadapi perlawanan ketat. Peluang Diego Ramalho pada menit ke-12 dianulir karena offside, sementara upaya Alex Martins pada menit ke-35 masih bisa diamankan kiper Adre Arido. Isenmulang sendiri beberapa kali mengancam melalui Adilson Silva dan Kenji Nishioka, namun gagal memaksimalkan peluang.
Kemenangan Persik menjadi sinyal bahwa persaingan di BRI Super League musim ini semakin ketat. Madura United yang sebelumnya tampil dominan harus menerima kenyataan pahit kehilangan rekor sempurna. Sementara itu, Persebaya menunjukkan efektivitas serangan dengan memanfaatkan peluang dari titik putih.
Dengan hasil ini, kedua tim berhasil menjaga asa untuk bersaing di papan atas. Persik akan menghadapi ujian berikutnya, sementara Persebaya berusaha menjaga konsistensi. Akankah Persik terus melaju atau Madura United bangkit? BRI Super League masih menyisakan banyak cerita.



