Herdman Tolak Berpuas Diri: Trofi ASEAN Cup 2026 Hanyalah Awal, Target Sesungguhnya Piala Dunia 2030
Baca dalam 60 detik
- John Herdman menegaskan kemenangan di FIFA ASEAN Cup 2026 bukan tujuan akhir, melainkan batu loncatan menuju kancah Asia dan Piala Dunia 2030.
- Pelatih asal Inggris itu menekankan pentingnya konsistensi, disiplin, dan pembelajaran dari setiap pertandingan untuk menembus level Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Arab Saudi.
- Dengan fondasi kebersamaan yang mulai terbentuk, Timnas Indonesia diharapkan terus berkembang dan tidak terjebak pada euforia sesaat.

John Herdman langsung mengalihkan fokus setelah Timnas Indonesia menutup FIFA Matchday September-Oktober 2026 dengan gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih berkebangsaan Inggris itu menilai trofi tersebut bukan garis finis, melainkan titik awal untuk membangun kekuatan Garuda di level yang lebih tinggi.
Dalam wawancara dengan Liputan6 Sport, Herdman mengungkapkan bahwa misi utamanya adalah membawa Indonesia bersaing di Piala Dunia 2030. "Kami ingin berhasil untuk 2030. Itulah misinya," tegasnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa kesuksesan di ajang regional tidak boleh membuat tim cepat berpuas diri.
Herdman menyadari perjalanan menuju level Asia membutuhkan lebih dari sekadar satu trofi. Ia menyebut Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Arab Saudi sebagai tolok ukur yang harus dikejar. Menurutnya, konsistensi, kedisiplinan, dan komitmen seluruh elemen tim menjadi kunci untuk menembus kompetisi yang lebih ketat.
Mantan pelatih Kanada itu juga menyoroti pentingnya pembelajaran dari setiap pertandingan. Ia ingin para pemain tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga menganalisis kekurangan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar. Bagi Herdman, mentalitas pantang menyerah yang terlihat selama turnamen harus terus dipupuk.
Gelar juara ASEAN Cup 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia mampu melewati tekanan, terutama saat menghadapi Thailand di partai puncak. Bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, Garuda akhirnya menang 4-2 lewat adu penalti. Namun, Herdman menegaskan bahwa keberhasilan itu tidak boleh menghentikan proses pembangunan tim.
"Kami ingin berhasil untuk 2030. Itulah misinya." โ John Herdman
Dengan fondasi kebersamaan yang mulai terbentuk, persiapan yang lebih terstruktur, dan mentalitas juara, Herdman berharap Timnas Indonesia dapat terus melangkah maju. Ia menargetkan peningkatan level permainan secara bertahap agar mampu bersaing dengan negara-negara kuat Asia.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2030 masih panjang, tetapi Herdman telah menetapkan arah yang jelas. Trofi ASEAN Cup 2026 hanyalah langkah awal dari misi besar yang harus diwujudkan dengan kerja keras dan dedikasi seluruh anggota tim.



