John Cena Buka Suara Soal Masa Depan Peacemaker: Siap Pakai Helm Lagi, Tapi James Gunn Punya Prioritas Lain
Baca dalam 60 detik
- John Cena menyatakan belum kembali mengenakan helm ikonik Peacemaker sejak akhir musim kedua, namun ia menegaskan komitmennya untuk kembali kapan pun James Gunn membutuhkannya.
- James Gunn selaku co-CEO DC Studios menegaskan bahwa karakter-karakter Peacemaker akan muncul lagi di DCU, tetapi tidak menjamin format serial televisi untuk musim ketiga.
- Fokus Gunn saat ini terpecah pada waralaba Superman dan Batman yang dianggap lebih bernilai komersial, membuat kelanjutan Peacemaker bergantung pada keberhasilan proyek-proyek besar DCU terlebih dahulu.

John Cena akhirnya angkat bicara mengenai kelanjutan serial Peacemaker setelah penonton ditinggalkan dengan cliffhanger besar di akhir musim kedua. Dalam wawancara terbaru, aktor sekaligus pegulat profesional itu mengungkapkan bahwa ia belum lagi mengenakan helm baja berbentuk toilet—ikon yang melekat pada karakter Christopher Smith—sejak musim kedua berakhir. Meski demikian, Cena menegaskan tidak ada penolakan dari pihaknya untuk kembali memerankan tokoh tersebut.
Pernyataan ini muncul di tengah ketidakpastian arah waralaba DC Universe (DCU) yang kini berada di bawah kendali James Gunn sebagai co-CEO DC Studios. Gunn sebelumnya sempat menyebut bahwa episode final musim kedua Peacemaker bisa jadi merupakan episode terakhir untuk serial tersebut. Namun, ia juga menegaskan bahwa karakter-karakter di dalamnya tidak akan hilang begitu saja dari jagat DCU.
"Saya akan memakai helm ini selama kamu membutuhkannya," ujar Cena menirukan ucapannya kepada Gunn, seperti dikutip dari wawancara di podcast Happy Sad Confused. "Saya suka bekerja dengannya."
Pernyataan Cena seolah memberi sinyal bahwa pintu untuk musim ketiga tetap terbuka, meskipun tidak serta-merta berarti akan ada serial lanjutan. Gunn, melalui podcast resmi Peacemaker, menyatakan bahwa ia sangat mencintai proyek ini dan para karakternya. "Peacemaker akan kembali," ujarnya, "tetapi belum tentu dalam format acara televisi."
Keputusan untuk menunda atau mengalihkan fokus dari Peacemaker tampaknya tidak lepas dari beban besar yang kini dipikul Gunn. Sejak mengambil alih kemudi DCU, ia harus mengurus sejumlah waralaba utama, termasuk Superman yang sukses besar secara komersial, serta Supergirl yang menuai kritik tajam. Kegagalan salah satu properti besar dapat menggoyahkan kepercayaan publik terhadap visinya.
Cena sendiri memahami betul posisi Gunn. Dalam wawancara tersebut, ia mengibaratkan Gunn seperti anak yang mendapat sekotak mainan baru. "Karena kamu mendapatkan seluruh kotak mainan, kamu harus mengurus yang paling berharga terlebih dahulu," kata Cena. "Saya mengerti itu. Saya harus mundur. Biarkan Superman dan Batman mendapatkan bagian mereka."
Pernyataan ini menyiratkan bahwa Peacemaker, meskipun memiliki basis penggemar setia, bukanlah prioritas utama dalam peta jalan DCU saat ini. Gunn disebut tengah fokus pada Superman: Man of Tomorrow yang akan datang, sebuah proyek yang dianggap krusial untuk memulihkan kejayaan DC di layar lebar. Jika proyek ini berhasil, bukan tidak mungkin Gunn akan kembali memberi ruang bagi petualangan Chris Smith dan kawan-kawan.
Bagi penggemar di Indonesia, ketidakpastian ini tentu menjadi kabar yang dinanti-nanti. Serial Peacemaker sendiri memiliki pengikut yang cukup besar di platform streaming, dan karakter Chris Smith kerap menjadi bahan perbincangan di media sosial. Namun, dengan dinamika industri hiburan global yang semakin kompetitif, keputusan untuk melanjutkan atau tidak sebuah serial sering kali harus mengalah pada strategi jangka panjang yang lebih menguntungkan secara bisnis.
Yang jelas, Cena tidak menutup pintu. Ia bahkan secara eksplisit menyatakan kesiapannya untuk kembali kapan pun dibutuhkan. "Saya akan memakai helm itu selama kamu membutuhkannya," tegasnya. Pernyataan ini menjadi angin segar bagi fans yang berharap melihat kelanjutan kisah Peacemaker, meskipun harus bersabar menunggu prioritas Gunn yang lain selesai.
Ke depan, apakah Peacemaker akan kembali sebagai serial, film, atau sekadar cameo di proyek DCU lain, masih menjadi tanda tanya. Yang pasti, James Gunn memiliki kendali penuh atas arah waralaba ini, dan keputusannya akan sangat dipengaruhi oleh performa Superman: Man of Tomorrow serta proyek-proyek besar lainnya. Sementara itu, para penggemar hanya bisa berharap bahwa Chris Smith dan timnya tidak akan selamanya terjebak di planet penjara alien.



